JawaPos Radar

Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Lutim

13/08/2018, 09:45 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kombes Pol Dicky Sondani
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Operasi penangkapan kelompok terduga teroris di Sulawesi Selatan (Sulsel) berlanjut. Kali ini, tim gabungan dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri Polda Sulsel kembali menangkap satu terduga teroris. Terduga teroris atas nama Muallim Mato Priyo Sudi Hartanto alias Priyo alias Ato, 38. Dia ditangkap di Desa Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel, Senin (13/8) pagi.

"Penangkapan kurang lebih sekitar pukul 07.45 WITA di lokasi setempat," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat memberikan keterangan di Makassar.

Berdasarkan data dari Polda Sulsel, terduga merupakan warga setempat. Belum diketahui jelas bagaimana proses penangkapan dilakukan. Sejauh ini, tim masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya.

Termasuk mendalami bahwa terduga teroris yang baru-baru ini ditangkap apakah berafiliasi dengan jaringan Santoso dan Daeng Koro. Operasi ini merupakan rangkaian dari penangkapan empat terduga teroris lainnya di dua kabupaten di Sulsel.

Sebelumnya di Lutim, Densus dibackup Polres Lutim menangkap ID, 28, dan RU, 40, di Kelurahan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Lutim. Sementara di Kabupaten Bone, terduga teroris yang ditangkap tim Densus dibackup Polres Bone adalah MU alias YD, 37, dan BD, 28. Penangkapan dilakukan di Dusun Tobenteng, Desa Liliriattang, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Keempatnya ditangkap serentak pada Jumat (10/8) lalu. Belakangan diketahui, mereka merupakan jaringan dari jaringan Santoso dan Daeng Koro. Menurut data kepolisian, Daeng Koro adalah mantan anggota TNI yang dipecat pada 1992 karena terlibat kasus asusila dan diberhentikan dengan tidak hormat.

Dengan pengalaman dan latar belakang militer, Daeng Koro menjadi teroris paling berbahaya selain Santoso. Ia tewas dalam sebuah penyergapan pada April 2015.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up