JawaPos Radar

Pilpres 2019

Usai 12 Jam Jalani Tes Kesehatan, Begini Komentar Jokowi dan Ma'ruf

12/08/2018, 21:49 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokowi dan Kiai Ma'ruf
Jokowi dan Kia Ma'ruf saat memberikan keterangan pada rekan media sebelum menjalani tes kesehatan selama 12 Jam di RSPAD. (Fedrik/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Bakal pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (22/8). Selama 12 jam lebih, mereka akhirnya keluar dengan raut muka gembira. 

"Alhamdulillah saya dengan Kiai Ma'ruf Amin telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan kami, Insya Allah sehat semuanya, kalau kita lihat beliau masih segar bugar, saya juga masih segar bugar dari pagi sampai malam ini," ujar Jokowi saat konferensi pers usai tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (12/8).

Meski begitu, kata Jokowi, saat melakukan pemeriksaan kesehatan dirinya jauh lebih siap dari Ma'ruf Amin. Sebab, ia mengaku tes seperti ini bukan kali pertama ia pernah jalani. 

"Karena saya sudah 5 kali pemeriksaan kesehatan seperti ini, mulai dari wali kota dua kali, gubernur sekali, kemudian capres seperti ini dua kali, jadi 5 sudah kali. Tidak usah diberesin lagi oleh tim dokter sudah hapal," tuturnya.

Sementara itu, ketika disinggung awak media apakah saat menjalani tes kesehatan selama kurang lebih 12 jam ini dirinya merasa kelelahan atau tidak, Jokowi menjawab dengan santai. 

"Tidak ada yang melelahkan, dicek kok melelahkan, tidur dicek, pindah kamar dicek lagi, gitu aja hehe," celetuknya.

Senada dengan Jokowi, Ma'ruf Amin juga menyatakan tak sama sekali merasakan kelelahan. Mengingat umurnya yang sudah menginjak 75 tahun, Ma'ruf malah menyebut menjalankan rangkaian ibadah haji lebih melelahkan.

"Tidak ada yang mengalahkan, yang paling melelahkan adalah kalau keliling ke daerah-daerah, itu kalau haji itu lebih berat saat sa'i. Terima kasih kepada para dokter mungkin pelayanannya yang luar biasa," pungkasnya.

Sebagai informasi, standar pemeriksaan kesehatan tes medis telah distandardisasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Aturan itu pun sesuai dengan PKPU Nomor 22 Tahun 2018 Pasal 28 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. 

Selain itu, aturan rinci terkait pemeriksaan telah diatur pada SK KPU Nomor 1004 Tahun 2018 tentang Panduan Teknis Penilaian Kemampuan Rohani dan Jasmani Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Dalam Pemilu 2019.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up