JawaPos Radar

Risma Lontarkan Kritikan Pedas ke Komunitas Tata Rupa Prime

12/08/2018, 16:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Risma Lontarkan Kritikan Pedas ke Komunitas Tata Rupa Prime
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melontarkan kekecewaannya terhadap beberapa produk kaus dan hiasan interior rumah buatan para desainer yang terkesan asal-asalan. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengkritisi Komunitas Tata Rupa Prime yang baru saja di resmikanya di Mall Grand City, Minggu (12/8). Kritik itu dilontarkan krena, Risma menilai beberapa produk kreatif yang dipajang di lokasi acara masih berkualitas rendah.

Beberapa produk kaus buatan para desainer Tata Rupa Prime menurut Risma desainnya biasa saja. Ia menilai, kaos tersebut masih belum dapat bersaing karena terkesan seperti kaus oblong polos yang disablon dengan gambar saja.

"Apa bedanya dengan kaus-kaus biasa? Padahal, kaus sekarang bisa didesain dari aspek bahan kainnya. Bisa terasa dingin disaat panas," kata Risma di Grand City, Minggu (12/8).

Risma Lontarkan Kritikan Pedas ke Komunitas Tata Rupa Prime
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melontarkan kekecewaannya terhadap beberapa produk kaus dan hiasan interior rumah buatan para desainer yang terkesan asal-asalan. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Ada juga beberapa produk benda interior lain yang dinilai masih belum layak dipasarkan. Menurut Risma, masih perlu keberanian yang lebih dari para desainer jika produknya ingin laku di pasaran.

"Masa cuma kayak gini saja (desain kausnya). Masa kamu enggak bisa. Kalian mau tak beliin printer 3D. Karena, kalau kalian sudah susah payah membuat karya, tapi enggak payu (laku), ya buat apa," kata Risma.
Menurut Risma, para desainer itu tidak perlu melulu berkarya melalui pihak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Para desainer yang tergabung dalam Tata Rupa Prime itu juga perlu punya produk sendiri.

Bukan tanpa alasan. Risma mengandalkan karya para desainer itu pada perhelatan Start Up Summit dan event lainya pada November mendatang. Dia tak ingin para desainer Surabaya malah kalah dalam hal membuat produk karya sendiri.

"Makanya saya harus paksa mereka (para desainer) untuk mengeluarkan produknya sendiri. Mereka harus bikin brand sendiri yang khusus anak muda. Karena, Tata Rupa Prime ini tempat mereka," tegasnya.

Sebagai informasi, Tata Rupa Prime adalah komunitas yang berisi para desainer produk dan pelaku UMKM. Mereka saling berkolaborasi untuk menciptakan produk yang layak dipasarkan.

Tak hanya secara produk. Soal kemasan dan pemasaran juga menjadi kegiatan para desainer dan pelaju UMKM yang tergabung dalam Tata Rupa Prime.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up