JawaPos Radar

Ditemukan Dengan Kepala Terputus, Pensiunan TNI AU Ternyata Dibunuh

12/08/2018, 15:40 WIB | Editor: Budi Warsito
Ditemukan Dengan Kepala Terputus, Pensiunan TNI AU Ternyata Dibunuh
Ilustrasi jasad korban pembunuhan (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polisi akhirnya mengungkap kasus penemuan jasad pensiunan TNI Angkatan Udara (AU) yang kepalanya terpisah dari kepalanya, di kebun kelapa sawit Dusun III Namorube Jahe, Desa Namorube Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Pensiunan TNI AU bernama Rusdianto Barus itu ternyata dibunuh. Pelakunya pun sudah ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, pada Jumat (10/8).

"Untuk tersangkanya sudah kita tangkap," ungkap Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian Djajadi, Minggu (12/8).

Tersangka berinisial, PG, 31 ditangkap di kawasan Desa Pujadadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. Dia ditangkap tidak jauh dari kediamannya.

Dari tersangka, Polisi menyita sebilah parang yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Dalam penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian, tersangka sempat berkomunikasi dengan korban. Hal itu pun dikuatkan dengan pernyataan dari keluarga.

Namun, Polisi belum mengungkap motif kasus dugaan pembunuhan itu. Mereka masih mendalami kasus tersebut. "Tersangka masih kita periksa. Memang sepeda motor korban hilang dibawa kabur tersangka. Tapi belum dapat dipastikan apakah kasus pembunuhan ini murni perampokan atau ada motif lain," ungkapnya.

Sebelumnya, jasad korban Rusdianto Barus ditemukan di area kebun sawit pada Minggu (5/8). Penemuan mayat itu menggegerkan warga sekitar.

Korban diketahui identitasnya setelah petugas mencocokkan sidik jari korban dengan data di catatan sipil. Kemudian petugas berkoordinasi dengan pihak POM AU dan istri korban Rosalina Pitaloka Tambunan, 53. Mereka langsung melihat jenazah korban di RS Bhayangkara.

Begitu tiba di RS Bhayangkara, istrinya langsung tanda dengan pakaian yang dipakai korban saat meninggalkan rumah dua minggu yang lalu. Sejak tanggal 22 Juli 2018 suaminya tersebut sudah tidak pulang ke rumah. Pada 1 Agustus 2018 sekitar pukul 18.00 Wib, istrinya telah membuat laporan orang hilang ke Polsek Medan Baru.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up