JawaPos Radar

Bertemu di Pelabuhan Aktau, 5 Pemimpin Negara Bahas soal Laut Kaspia

12/08/2018, 15:18 WIB | Editor: Ilham Safutra
laut kaspia
Nelayan di pinggir pantai Caspia (AFP/BEHROUZ MEHRI)
Share this image

Bertemu di Pelabuhan Aktau, 5 Pemimpin Negara Bahas soal Laut Kaspia

JawaPos.com - Semenjak Uni Soviet runtuh, status hukum pengelolaan Laut Kaspia mengalami perdebatan. Kini untuk bisa mengelola sumber daya laut itu, lima pemipin negara yang berbatasan dengan Laut Kaspia akan bertemu, Minggu (12/8) ini. Mereka akan melakukan penandatangan kesepakatan bersama.

Kelima negara tersebut yakni Azerbaijan, Iran, Kazakhstan, Rusia, dan Turkmenistan. Mereka akan menandatangani perjanjian penting di laut pedalaman yang menawarkan kekayaan cadangan minyak dan gas serta sturgeon tersebut.

Kelima pemimpin negera itu diperkirakan akan menyetujui konvensi yang sudah lama ditunggu-tunggu tentang status hukum laut tersebut. Konvesi itu bahkan telah diperdebatkan sejak runtuhnya Uni Soviet, namun tidak berlaku antara Teheran dan Moskow.

Pembicaraan itu akan berlangsung di kota Pelabuhan Aktau. Dengan perjanjian itu tentunya dapat membantu meredakan ketegangan yang terjadi di wilayah militer. Selama ini hukum limbo telah menghancurkan proyek-proyek yang menguntungkan di sepanjang garis pantai sepanjang 7 ribu kilometer Kaspian itu. Selain itu menimbulkan ketegangan pula di antara negara-negara di sepanjang pantai Kaspian.

Seperti dilansir AFP pada Minggu (12/8), pihak Kremlin mengatakan konvensi tersebut menggali potensi besar laut dalam itu untuk penggunaan bersama.

Kremlin juga tidak mengizinkan pangkalan militer dari negara lain untuk ditempatkan di Kaspia. Para pemimpin lima negara yang berbatasan dengan Laut Kaspia bertemu di Kazakhstan pada hari minggu ini untuk manfaat yang berbeda di wilayah pedalaman yang menawarkan kekayaan cadangan minyak dan gas dan sturgeon.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up