JawaPos Radar

Smoking Room Kuburan Dicat Ulang, Alasannya Biar Enggak Horor

12/08/2018, 15:02 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Smoking Room Kuburan Dicat Ulang, Alasannya Biar Enggak Horor
Smoking room Airport Husein Sastranegara, Bandung yang viral sudah dicat ulang, Minggu (12/8). (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Smoking Room dengan desain seperti di dalam kuburan atau liang lahat yang sempat viral di media sosial, kini sudah dicat ulang. Ruangan dengan ukuran sekira 2x1 menter itu kini sudah berubah tanpa ada lukisan horor seperti sebelumnya.

Officer In Charge (OIC) Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung Idi Sunardi mengatakan saat ini ruang khusus merokok tersebut sudah diubah setelah sebelumnya viral lewat unggahan Facebook atas nama Dode Yogiswara.

Perihal perubahan drastis smoking room di ruang tunggu keberangkatan domestik merupakan instruksi dari Direktur Utama Angakasa Pura II. Karena dianggap adanya keluhan dari pengguna jasa Airport Husein Sastranegara, Bandung. Hal itu dilakukan demi kenyaman dalam memfasilitasi.

Smoking Room Kuburan Dicat Ulang, Alasannya Biar Enggak Horor
Desain smoking room di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung. (Istimewa)

Dengan viral di medsos, kata dia, Dirut langsung menginstruksikan Kepala Husein Sastranegara cabang Bandung untuk segera merubah ornamen smoking room tersebut. Secara cepat piahknya langsung mengecat kembali dengan ornamen polos.

"Langsung diubah hari itu juga, yang menurut si netizen itu kesannya horor. Sekarang telah dirubah dicat krem polos," kata Idi saat ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Minggu (12/8).

Sebelumnya tidak ada respon positif maupun negatif terkait fasilitas smoking room itu. Diketahui, desain seperti di dalam kubur itu sudah ada sejak Maret 2018 lalu. Namun baru ada laporan hingga viral di media sosial. Sehingga secara responsif pihaknya langsung merubah ornamen smoking room itu.

Perihal didesain pihaknya tidak ada maksud atau tujuan apapun melainkan hanya memfasilitasi. "Karena sebetulnya kami managemen Angkasa Pura hanya menyediakan fasilitas umum khusus untuk perokok," ujarnya.

Postingan tersebut dianggap sebagai keluhan sehingga pihak Bandara berkewajiban memperbaiki. Agar tidak ada kesan yang membuat tidak nyaman bagi pengguna jasa Airport.

"Kalau yang direspon oleh managemen negatif (postingan) karena horornya. Itu kesannya di Bandara ada ruangan yang menakutkan. Jadi dengan dicat mungkin bisa menghilangkan image negatif horor dan mistisnya," jelasnya.

Saat ini, Smoke room yang sebelumnya didesain seperti di dalam kubur berubah. Dari dinding hingga plafon ruangan terkesan polos. Namun lantai tetap dibiarkan seperti sebelumnya. Lantai tersebut terlihat jelas lukisan tanah coklat yang tidak rata.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up