JawaPos Radar

Strategi Beli Rumah Untuk Anak Muda Bergaji Rp 4 juta per Bulan

12/08/2018, 14:05 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Strategi Beli Rumah Untuk Anak Muda Bergaji Rp 4 juta per Bulan
perumahan untuk anak muda (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Impian memiliki rumah bagi generasi milenials maupun yang baru saja bekerja sepertinya sangat sulit lantaran harga yang terus meningkat. Apalagi, jika serang yang baru memulai karirnya atau Fresh graduate dimana gaji atau penghasilannya masih berkisar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan.

Mengutip situs resmi rumah123.com, Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung menyatakan sebuah riset mengungkapkan bahwa gaji minimal milenial yang baru bekerja berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta bisa memiliki peluang membeli hunian sendiri.

“Kalau kamu tidak menanggung orang tua, adik-adik, atau membantu saudara lainnya, sepertinya tidak masuk akal kamu nggak punya uang kan? Jika kamu sudah bekerja dan masih mengaku tidak punya uang berarti ada yang salah dalam pengaturan keuangan kamu,” ujarnya seperti dikutip Minggu (12/8).

Sementara perencana keuangan Kaukabus Syarqiah CFP mengatakan, atur pengeluaran pendapatan selama sebulan. Pisahkan pengeluaran primer, primer, sekunder, dan tertier.

“Kalau generasi milenial menerima gaji bulanan, biasakan untuk langsung membaginya ke dalam setiap pos pengeluaran. Ada pengeluaran premier seperti makan minum, ongkos pergi pulang ke kantor, pakaian, pulsa telepon, dan lainnya. Untuk kaum milenial yang Muslim, jangan lupakan kewajiban zakat ya,” tuturnya.

Perempuan yang akrab disapa Kiki ini menyatakan harus ada yang dihemat seperti membeli baju tak perlu setiap minggu. Kurangi juga anggaran nongkrong di cafe dan makan di restoran mahal.

Kalau mau menabung, biasakan untuk menabung di awal. Jika kamu memiliki gaji Rp5 juta, sisihkan langsung sekitar 35 persennnya atau Rp1,75 juta. Yakin deh, kamu masih bisa hidup dengan pengeluaran Rp3,25 juta.

“Untuk pergi pulang ke kantor, nggak usah malu menggunakan transportasi umum seperti bus TransJakarta atau kereta commuter line plus ojek online,” imbuhnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up