JawaPos Radar

Pesawat Dimonim Air Hilang Kontak

Kodim 1711/Boven Digoel Kerahkan Personel ke Lokasi Jatuhnya Pesawat

12/08/2018, 09:50 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kodim 1711/Boven Digoel Kerahkan Personel ke Lokasi Jatuhnya Pesawat
Ilusttrasi: Pesawat Dimonim Air yang angkut 9 penumpang dilaporkan hilang kontak. Hingga petugas gabungan sudah dikerahkan untuk mencari lokasi jatuhnya pesawat. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pihak Kodim 1711/Boven Digoel bersama Polres Pegunungan Bintang dan Pemkab Boven Digoel berupaya terus mencari keberadaan Pesawat tipe PAC750XL. Pesawat milik operator PT Marta Buana Abadi (Dimonim Air) itu diketahui mengalami hilang kontak kemarin (11/8).

Pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah, Boven Digoel, menuju Oksibil di Pegunungan Bintang, Papua. Ada sembilan penumpang termasuk pilot dan kopilot dalam penerbangan tersebut.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-HVQ itu melakukan first contact dengan tower Oksibil pukul 14.11 WIT. "Komunikasi terakhir terjadi pada pukul 14.17 WIT, di mana pesawat PK-HVQ melaporkan posisi overhead ketinggian 7.000 feet," ungkap Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Perhubungan Udara Sindu Rahayu.

Kodim 1711/Boven Digoel Kerahkan Personel ke Lokasi Jatuhnya Pesawat
Ilustrasi: pesawat dengan 9 orang penumpang dikabarkan hilang di Boven Digoel, Papua. (dok. JawaPos.com)

Setelah komunikasi terakhir dengan pesawat tersebut, petugas tower Oksibil mengambil tindakan dengan menghubungi unit ARO Sentani pada pukul 15.10 WIT. "Berita alert phase ALERFA langsung dikirimkan," terangnya. Berita tersebut merupakan tanda bahwa pesawat Dimonim Air dalam fase mengkhawatirkan.

Menurut dia, upaya pencarian pesawat PK-HVQ juga dilakukan dengan cross check traffic ke tower Tanah Merah, Dekai, Sentani, dan Wamena sampai dengan pukul 15.35 WIT.

Hingga berita ini ditulis, belum ada progres dari pencarian tersebut. "Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke telah berkoordinasi dengan perwakilan KNKT di Sentani dan kantor SAR terkait kejadian ini dan segera membentuk posko bersama untuk melakukan pencarian dan penyelamatan," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi menjelaskan, TNI telah memperoleh kabar tersebut dari staf Airnav Menara Kontrol Bandara Oksibil. "Pukul 15.25 WIT anggota TNI pos Oksibil memperoleh informasi," ungkapnya.

Sekitar 15 menit kemudian, anggota TNI pos Oksibil mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada pesawat yang melintas di Gunung Menuk, Kampung Okatem, Distrik Oksibil. Kabar tersebut dikirimkan lewat ponsel dari warga setempat, Leo Kakayarmabin. "Tidak berapa lama mendengar suara gemuruh," bebernya.

Hingga saat ini, pihak Kodim 1711/Boven Digoel, Polres Pegunungan Bintang, dan Pemkab Boven Digoel melakukan pencarian. "Kodim 1711/Boven Digoel telah mengerahkan personelnya untuk mendekat ke lokasi yang diduga sebagai area jatuhnya pesawat sambil terus melaporkan setiap perkembangan situasi kepada Kodam XVII/Cenderawasih," ujarnya.

Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI George E. Supit telah memerintah satuan TNI kewilayahan untuk membentuk tim SAR guna membantu pencarian sekaligus mengevakuasi para korban. "Bantuan tenaga SAR dan heli TNI-AD akan disiagakan untuk mendukung pencarian pesawat dan korban," imbuhnya. 

(lyn/syn/c17/agm)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up