JawaPos Radar

Liga 1 2018

Kesal dengan Kepemimpinan Wasit, Persipura Akan Mengadu ke Menpora

12/08/2018, 00:15 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Persipura Jayapura, Liga 1 2018, PS Tira
Asisten manajer Persipura, Bento Madubun, saat memberikan keterangan pers usai laga melawan PS Tira, Sabtu (11/8) malam WIB (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Usai mengalami kekalahan dari tuan rumah PS TNI Rakyat (Tira) di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/8) malam WIB, Persipura Jayapura berencana mengadu ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Itu karena mereka menilai kepemimpinan wasit kurang fair.

"Apa yang saya sampaikan ini tidak ada kaitannya dengan PS Tira. PS Tira layak menang. Tapi, wasit menurut kami jauh dari rasa keadilan, fair play," beber asisten manajer Persipura, Bento Madubun, di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (11/8).

Kinerja wasit yang dirasakan Persipura selama kompetisi Liga 1 ini, menurutnya banyak yang belum optimal. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu pun sering merasakan ketidakadilan atas keputusan-keputusan yang diambil pengadil lapangan itu.

Sebagai contoh, saat melawan PS Tira, wasit menipu peluit akhir pertandingan sebelum waktu normal. "Apa artinya keadilan dan kejujuran. Sulit bagi kami mempercayai itu. Tidak hanya sekali saja, tapi kami sudah merasakan beberapa kali seperti ini," katanya.

Kepemimpinan wasit yang dirasa sering merugikan skuadnya pun beberapa waktu lalu telah disampaikan ke PSSI. Akan tetapi, upaya yang dilakukan ternyata tidak mempan. "Wasit mengulanginya," ujarnya.

Usai laga melawan PS Tira, pihaknya akan menggelar rapat internal tim untuk menentukan langkah lebih lanjut. "Rencana mungkin nanti lapor ke Menpora, atau bisa juga langsung ke Presiden," ucapnya.

Pemain senior Persipura, Ricardo Salampessy menambahkan, dalam laga melawan PS Tira, dia sendiri sempat protes ke wasit. "Wasit menghentikan waktu pada menit 43. Saya hanya menanyakan itu, saya rasa pertimbangan bagi kami mengajukan keberatan," kata dia.

Namun, protes yang dilakukan tak ditanggapi oleh wasit. Dia pun merasa kecewa atas respons dari wasit yang bersangkutan.

Dalam laga itu, wasit yang memimpin laga adalah Novari Ikhsan Arilaha dari DKI Jakarta. Sedangkan dua asistennya adalah Yang Ardiona dari Jawa Timur dan Hamdani dari DKI Jakarta. Sementara untuk wasit cadangan bernama Suhardiyanto dari Sumatera Selatan.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up