JawaPos Radar

Nama Jalan Diganti, Warga Takut Sejarah Hilang

11/08/2018, 12:40 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Perubahan Nama Jalan
GPRS memprotes perubahan nama Jalan Gunungsari menjadi Prabu Siliwangi dan Jalan Dinoyo menjadi Jalan Sunda. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Rapat paripurna perubahan nama Jalan Gunungsari dan Dinoyo digelar di Gedung DPRD Surabaya, Sabtu (11/8). Protes dari masyarakat mewarnai jalannya rapat.

Belasan massa yang menamakan diri Gerakan Peduli Rakyat Surabaya berkumpul di selasar Gedung DPRD Surabaya. Mereka menyuarakan keberatan atas perubahan tersebut.

Korlap Gerakan Peduli Rakyat Surabaya (GPRS) Edi Frente mengatakan, perubahan itu tidak berdampak pada administrasi kependudukan warga. Hal itu sudah difasilitasi pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa timur (Jatim).

"Memang kami tidak sepenuhnya terdampak dengan perubahan nama jalan Gunungsari dan Dinoyo. Kami juga mempermasalahkan kawan-kawan di Bandung yang nama jalannya juga diubah," kata Edi di depan Gedung DPRD Surabaya, Sabtu (11/8).

Edi berargumen, perubahan nama jalan akan mengaburkan nilai sejarah melalui nama yang tersemat. Ada banyak sejarah masa lalu atas penamaan dua ruas jalan itu. Namun, Edi tidak menyebutkan cerita sejarah pada nama dua jalan tersebut.

"Ada banyak sejarah yang terkandung dalam nama Jalan Gunungsari dan Dinoyo. Masyarakat Surabaya dan yang dari luar selama ini tidak mempermasalahkan penamaan Gunungsari dan Dinoyo," tukas Edi.

Terkait penyampaian keberatan atas perubahan nama jalan, Edi mengaku sudah mencoba menyampaikan secara personal dengan dua anggota dewan. Yakni, mantan Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan Fachtul Muid dan anggota Komisi C DPRD Surabaya Vinsensius Awey.

"Karena sebenarnya kami tidak berada dalam kapasitas berkonsolidasi dengan dewan. Jadi kami anggap anggota dewan lainnya bullshit semua. Pengkhianat mereka itu," cetusnya.

Sebagai informasi, Jalan Gunungsari yang diubah tidak sampai di pertigaan Kodam Brawijaya. Melainkan hanya ruas jalan di bantaran sungai, Yani Golf dan Hotel Singgasana. Ruas itu dinamai Jalan Prabu Siliwangi. Lalu 30 meter dari 1,3 km panjang Jalan Dinoyo diubah menjadi Jalan Sunda.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up