JawaPos Radar

Trump Siap Bangun Pasukan Luar Angkasa

11/08/2018, 06:10 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
trump siap bangun pasukan luar angkasa
Trump siap bangun pasukan luar angkasa AS (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana ambisiusnya untu menjadikan Angkatan Luar Angkasa sebagai cabang keenam militer AS 2020 mendatang. Namun ambisinya malah mengundang cemooh para lawannya.

Presiden Trump terang-terangan memperjuangkan gagasan untuk menciptakan layanan militer yang berfokus pada ruang dengan postur yang sama dengan Angkatan Udara dan Angkatan Darat. Dia ingin mengubah tentang luar angkasa jadi seruan bagi para pendukungnya secara politik.

Wakil Presiden AS, Mike Pence menggambarkan Space Force sebagai ide yang harus mulai diwujudkan saat menyampaikan pidatonya di Pentagon. “Amerika akan selalu mencari kedamaian di angkasa, seperti di Bumi. Tapi sejarah membuktikan bahwa perdamaian hanya datang melalui kekuatan, dan di ranah luar angkasa, Angkatan Luar Angkasa AS akan menjadi kekuatan itu di tahun-tahun mendatang,” kata Pence seperti dilansir Reuters pada Jumat, (10/8).

Menurut Pence, Kongres AS harus mulai bertindak untuk mendirikan gagasan tersebut dan mulai mendanai departemen. Space Force akan bertanggung jawab atas berbagai kemampuan militer AS berbasis ruang yang penting, yang mencakup segala sesuatu dari satelit yang memungkinkan Global Positioning System (GPS) untuk sensor yang membantu melacak peluncuran misil.

Tetapi para kritikus memandang pembentukan itu sebagai upaya birokrasi yang tidak perlu dan biayanya juga mahal. Mereka menganggap proyek tersebut adalah hal yang sia-sia dan hanya akan menghapus pekerjaan Angkatan Udara.

Dalam akun Twitter-nya, Trump mengatakan, "Space Force sepanjang jalan!" Namun Senator Demokrat Brian Schatz yang berada di subkomite Pertahanan Alokasi membantah dengan mengatakan bahwa Space Force adalah ide yang bodoh.

"Meskipun Space Force tidak akan terjadi, sangat berbahaya untuk memiliki seorang pemimpin yang membicarakan dari ide-ide gila," tulis Schatz di Twitter.

(trz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up