JawaPos Radar

Dari Segi Nama dan Tanggal Lahir, Ini Tingkat Kecocokan Jokowi-Ma'ruf

11/08/2018, 00:15 WIB | Editor: Dimas Ryandi
jokowi dan Kiai Ma'ruf
Joko Widodo (Jokowi) bersama Kiai Ma'ruf Amin saat melakukan pendaftaran di Kantor KPU. (Mifathul/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Calon Presiden Joko Widodo akhirnya menjatuhkan pilihannya pada sosok KH Ma'ruf Amin sebagai pasangannya dalam pertarungan pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Ketua MUI itu diyakini pilihan tepat untuk mewakili suara nasionalis-religius.

Lalu apakah pasangan ini adalah duet yang cocok dan dapat memenangkan pertarungan di 2019? Ahli Restrukturisasi Nama, Ni Kadek Hellen Kristy Ws menganalisa kecocokan mereka berdua dari segi nama dan tanggal lahir.

Joko Widodo adalah pria kelahiran 21 Juni 1961 dan Ma'ruf Amin merupakan kelahiran 11 Maret 1943. Maka dilihat dari vibrasi nama dan tanggal lahir (Blue print, path), keduanya akan menjadi pasangan yang cukup baik.

"Kecocokannya mencapai 70 persen. Kombinasi yang cukup baik," kata Heleni kepada JawaPos.com, Jumat (10/8).

Menurut Heleni, sapaannya, berdasarkan nama dan tanggal lahirnya, Ma’ruf Amin adalah pekerja keras yang gigih yang akan menyelesaikan tugas dengan baik. Sedangkan Joko Widodo adalah perencana, sutradara, dan organisator yang baik. 

"Bersama-sama, mereka akan membuktikan tim yang kuat. Dalam berkomunikasi kemungkinan bisa terjadi konflik karena sama-sama kuat,  maka diperlukan toleransi," kata Heleni.

Nama Ma'ruf Amin sendiri, kata Heleni, memiliki tingkat kenyamanan atau keharmonisan hingga 80 persen. "Kalau dari kekuatan angka bahkan lebih kuat dari sosok yang sempat muncul yaitu Mahfud MD,” tegas Heleni.

Sosok Ma'ruf Amin sesuai karakternya berdasarkan nama dan tanggal lahirnya memiliki pemahaman spiritual yang hebat dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dengan cara yang praktis.

"Memiliki potensi untuk mencapai sukses besar, dengan bakat ‘unik’ untuk mewujudkan ide menjadi kenyataan. Maka dengan demikian sering disebut sebagai ‘Master Builder.’

Selain itu, Sosok Ma'ruf Amin juga menyukai perubahan, pengalaman baru, bertemu orang baru. Sosok yang sangat banyak akal. Secara umum, dapat berpikir jernih dalam krisis, memiliki refleks mental dan fisik yang baik. Setiap kali jatuh, segera bangkit kembali.

Kiai Ma'ruf juga, lanjut Heleni, merupakan tipe seorang sangat antusias, dengan mudah merasa senang atas ide atau peluang baru. Memiliki sifat yang tidak konvensional, berani mengambil risiko kapan pun berpikir bahwa ganjarannya sepadan.

"Sehingga akan cocok dengan Joko Widodo yang merupakan seorang pemimpin yang terencana," pungkasnya. 

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up