JawaPos Radar

Penghijauan di Bantaran Sungai Bojonegoro Untuk Cegah Bencana Longsor

10/08/2018, 19:20 WIB | Editor: Budi Warsito
Penghijauan di Bantaran Sungai Bojonegoro Untuk Cegah Bencana Longsor
Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Green Star bersama Pokdarwis serta warga Desa Semawot, Kecamatan Sukosewo, Bojonegoro sedang melakukan penanaman pohon bakau di bantaran Waduk Pacal. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Green Star bersama Pokdarwis Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) tengah mengembangkan wisata mangrove di bantaran Kali Pacal. Pengembangan ini dilakukan dan bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Semawot, Kecamatan Sukosewo, Bojonegoro.

Untuk menyukseskan penananman ini, Green Star Nusantara selaku pengelola menggandeng Mangrove Center, Tuban. "Mangrove Center memberikan dukungan dengan membantu seribu bibit pohon mangrove. Dan pohon itu, ditanam di sepanjang sungai di Desa Semawot,” kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Green Star Nusantara Bojonegoro, Samsul Arifin, Jumat (10/8).

Menurut Samsul, Mangrove Center bersedia memberikan dukungan penanaman pohon mangrove karena mereka ingin menghijaukan bantaran sungai. Dimana sebelumnya, juga sudah dilakukan uji coba penanaman pohon mangrove di sepanjang sungai di Desa Semawot. Pada uji coba itu, dilakukan penanaman sebanyak 300 pohon mangrove yang saat ini telah berumur tiga bulan.

Dia mengatakan, 1.000 pohon mangrove yang ditanam merupakan jenis Rizhophorus. Penanaman ini pun telah digelar pada Selasa (7/8) kemarin. Selanjutnya, pengelola menargetkan akan menanam hingga satu juta pohon untuk menghijaukan bantaran sungai termasuk Bengawan Solo.

"Setelah ini penanaman pohon mangrove akan kami fokuskan di DAS Bengawan Solo. Selain untuk menjaga lingkungan juga mencegah terjadinya bencana alam longsor," tutupnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up