JawaPos Radar

500 Paket Makanan Siap Didistribusikan Untuk Pengungsi Mataram

10/08/2018, 18:59 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
gempa lombok
Kehadiran foodtruck jelas disambut baik oleh para warga. Apalagi, setelah gempa 7,0 SR mengguncang Lombok, (NTB) pada Minggu (5/8), warga hanya makan mie instan (Imel/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Foodtruck milik Aksi Cepat Tanggap (ACT) dioperasikan mulai Jumat, (10/8). Rencananya, hari ini foodtruck akan memproduksi 500 paket makanan.

"Sebenarnya foodtruck ini bisa mendistribusikan 1.000 porsi makanan perhari. Namun karena ada kendala bahan baku, jadi untuk hari ini kami distribusikan 500 porsi," kata relawan ACT Chef Joni Kusumahadi pada Jumat, (10/8).

Distribusi pertama ini dimulai di pengungsian warga Kampung Gebang Barat, Desa Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerusakan rumah di Mataram memang tak terlalu parah, namun, warga memilih mengungsi di lapangan karena takut gempa susulan.

Kehadiran foodtruck jelas disambut baik oleh para warga. Apalagi, setelah gempa 7,0 SR mengguncang Lombok, (NTB) pada Minggu (5/8), warga hanya makan mie instan.

"Sangat senang dan merasa terbantu, karena sebelumnya kami hanya makan mie instan dan air mineral sejak gempa," kata warga Gebang Barat, Solikin.

Selain itu, menu yang dimasak di Foodtruck terbilang kelas menengah. Ditangani oleh empat juru masak, foodtruck ini menyediakan adalah nasi putih, daging ayam atau ikan, menu pendamping, menu pelengkap dan sayur.

Pengungsi yang ada di Gebang Barat sendiri berjumlah 95 kepala keluarga atau sekitar 450 warga. Dari jumlah pengingsi tersebut, tidak ada korban terluka parah apalagi meninggal.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up