JawaPos Radar

Kata Rommy, Kiai Ma'ruf Amin Dipilih untuk Meredam Ujaran Kebencian

10/08/2018, 17:10 WIB | Editor: Imam Solehudin
Kyai Ma'ruf Amin
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin yang kini menjadi cawapres Joko Widodo, rupanya sudah sejak lama masuk bidikan PPP. PPP mengaku selalu menyodorkan nama Kyai Maruf Amin. (Fredrik Tarigan/JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy merasa senang akhirnya Ketua Umum ‎MUI Ma'ruf Amin dipilih mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Rommy-sapaan akrab- Romahumuziy mengungkapkan, dirinya sudah mendorong Kiai Ma'ruf sejak lama.

"Ketika ditanya, jujur saya menyebut Ma'ruf Amin dan disampaikan berbulan-bulan berikutnya," ujar Rommy di DPP PPP, Jakarta, Jumat (10/8).

Rommy optimis Jokowi tidak salah menggandeng Ma'ruf Amin. Karena dia didukung oleh 37 ormas Islam. Terlebih Ma'ruf Amin adalah tokoh 212 yang lahir karena adanya fatwa MUI. "Karena kelompok 212 kan lahir cikal bakalnya adalah GNPF MUI," katanya.

Sehingga dikatakan Rommy, fatwa MUI saja dikawal oleh umat Islam. Apalagi pemimpin MUI yang saat ini dijadikan cawapres oleh Jokowi. Jadi besar kemungkinan, kata Rommy, umat Islam mendukungnya.

"Lah pembuat fatwanya saja ‎dikawal apalagi muftinya (pemimpinnya). Yang pembuat fatwanya pasti lebih dikawal lagi. Kalau enggak ini pasti ada persoalan," ungkapnya.

Dipilihnya Ma'ruf Amin juga diyakini Anggota Komisi XI DPR ini bisa meredam ujaran kebenjian yang ada. Sehingga saat diajukan nama Ma'ruf Amin, semua partai tidak menolaknya.

"Karena Pak Jokowi meminta cawapresnya yang bisa meredam semua ujaran kebencian," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up