JawaPos Radar

Aparat Gabungan Obrak Sarang Judi Merpati

10/08/2018, 15:44 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Merpati
Petugas gabungan saat membongkar pagupon merpati yang berada di Kupang Jaya I, Surabaya, Jumat (10/8). (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Judi burung merpati atau adu doro masih kerap ditemui di Surabaya. Jumat (10/8) ini, petugas gabungan dari Polsek Sukomanunggal dan Satpol PP membongkar pagupon atau kandang merpati di Kupang Jaya I, Sukomanunggal, Surabaya.

Langkah itu diambil karena adanya laporan dari masyarakat yang resah akan dugaan adu doro. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sembilan pagupon yang berada di atap rumah warga. Tiga di antaranya dibongkar.

Pembongkaran turut disaksikan masyarakat setempat. "Pembongkaran ini atas inisiatif dan laporan masyarakat sendiri. Indikasinya sering ada adu doro yang mengarah ke perjudian," terang Wakapolsek Sukomanunggal AKP Bambang Tri Purwanto.

Selama perobohan pagupon berlangsung, sang pemilik tidak melakukan perlawanan sama sekali. Mereka diminta menandatangani surat pernyataan yang isinya tidak akan melakukan adu doro.

Pagupon yang dibongkar kemudian dibawa ke Mako Satpol PP. Sedangkan puluhan burung merpati dibawa ke kantor Kecamatan Sukomanunggal.

Bambang berharap upaya pembongkaran itu sebagai peringatan kepada warga yang masih gemar adu doro. Petugas tidak akan segan mengambil tindakan tegas bila ke depannya ditemukan praktik perjudian. "Kalau melanggar lagi akan kami tindak sesuai dengan pasal yang berlaku," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Lurah Sono Kuwijenan Katarina Evi Wahyuni menyampaikan, sebelum pembongkaran sudah ada cangkrukan antara warga bersama tiga pilar. Poin yang disepakati pada diskusi adalah sama-sama ingin lingkungan terbebas dari adu doro. "Sehingga kami tidak semena-mena membongkar. Sebelumnya kami juga sudah sosialisasi kepada para pemilik pagupon," ucap Katarina.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up