JawaPos Radar

Peremas Payudara Dihukum 1 Tahun Penjara, Korban Lega

10/08/2018, 15:42 WIB | Editor: Imam Solehudin
Penjara
Ilustrasi Pelaku Kejahatan. PN Depok, Jawa Barat, memvonis Ilham satu tahun penjara, kemarin. Ilham terbukti bersalah atas kasus asusila Januari 2018 silam. (Pixabay.com)
Share this

JawaPos.com – Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, memvonis Ilham Sinna Tanjung, 30, dengan hukuman satu tahun penjara. Ilham adalah terdawak peremas payudara terhadap mahasiswi berinisial RAF, 22.

Peristiwa sendiri terjadi pada Januari 2018 lalu. Lokasinya di Jalan Kuningan RT 01/RW 18 Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Januari 2018 lalu.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan kesusilaan di tempat terbuka. Menjatuhkan putusan terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama satu tahun,” kata Hakim Ketua Rizky Nazario Mubarak sebagaimana dilansir Radar Depok Online (Jawa Pos Grup), Jumat (10/8).

Vonis yang dijatuhkan hakim ini lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang sebelumnya, JPU menuntut Ilham empat bulan penjara.

Rizky memaparkan, hal yang memberatkan terdakwa karena telah melecehkan RAF, sehingga meresahkan masyarakat. "Hal yang meringankan terdakwa berjanji tidak akan mengulanginya lagi, tidak berbelit-belit dan berperilaku sopan di persidangan," pungkasnya.

Kasus ini berawal ketika Ilham hendak membeli pulsa dengan melewati depan Perumahan Pesona Khayangan Depok. Tetapi tidak menemukan counter handphone.

Selanjutnya, terdakwa meneruskan lagi perjalanannya menuju ke arah Jalan Kuningan RT1/18 Kelurahan Kemirimuka. Saat sedang melintasi lokasi tersebut, terdakwa melihat korban seorang diri sedang berjalan kaki.

Terdakwa, yang melihat korban dari belakang, timbul hasrat dan niat buruk terhadap korban. Dengan mengendarai sepeda motornya, terdakwa berusaha mendekati korban dengan cara mengikutinya dari belakang.

Setelah terdakwa berada pas di samping kanan korban yang sedang berjalan kaki, terdakwa dengan menggunakan tangan kirinya langsung memegang payudara RAF.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Depok. Beberapa hari kemudian terdakwa berhasil ditangkap.

Dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti satu unit Sepeda motor yang digunakan terdakwa untuk melakukan aksinya berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Sementara itu, korban remas payudara, RAF mengaku sedikit lega, dengan putusan hakim.
“Tanggapannya sih sedikit lega, karena infonya kan tuntutan jaksa hanya 4 bulan dan tahanan kota. Tapi hakim putusannya 1 tahun penjara. Setidaknya ada hukumannya jadi buat pelajaran semua orang biar ada efek jeranya,” singkat RAF.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up