JawaPos Radar

Novel Berharap Komnas HAM Segera Ungkap Hasil Investigasi Kasusnya

10/08/2018, 15:26 WIB | Editor: Kuswandi
Novel Baswedan
Novel Baswedan saat menyambut kedatangan awak media di kediamannya di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (27/2) (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Komnas HAM telah memperpanjang masa tugasnya dalam melakukan penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan. Namun, hingga batas akhir masa tugasnya, lembaga pemantau kasus HAM tersebut belum membeberkan hasil pemantauannya.

Menanggapi hal ini, Novel mengaku sudah memberikan keterangan secara detail perihal kasus penyerangan yang menimpanya pada tim yang dibentuk Komnas HAM.

"Saya sampaikan soal serangan udah detail, perihal saksi lain juga sudah disampaikan," ungkap Novel, saat ditemui di Jakarta, Jumat (10/8).

Karena telah memberikan keterangan secara detail, dia pun menyerahkan semua tanggung jawab penanganan kasusnya kepada Komnas HAM. Novel berharap, Komnas HAM bisa memberikan yang terbaik, mengungkap kasus yang menimpanya.

"Mau memikul tanggung jawab sebagai lembaga negara yang mendapat amanah sebagai lembaga kuat bagi masyarakat, atau malah dia memilih sebagai yang kurang bisa memikul amanah," jelasnya.

Novel menambahakan, dirinya memang belum terlalu optimis perihal apa hasil yang dimiliki oleh Komnas HAM, apakah akan sesuai dengan yang diharapkan. Namun dia percaya akan ada kebaikan yang datang.

"Saya nggak bisa bilang itu, nanti di PHP pula ya. Secara formal saya percaya (hasil kerja Komnas HAM) karena itu lembaga negara, saya ingin perilaku harus ditindaklanjuti," pungkasnya.

Sekadar informasi, Komnas HAM sudah membentuk tim pemantau kasus Novel. Tim yang dibuat Komnas HAM terdiri dari Prof Dr Franz Magnis-Suseno, Prof Dr Abdul Munir Mulkhan, Alissa Wahid, dan Bivitri Susanti.

Dalam menjalankan penyelidikan ini, masa tugas tim memang sudah habis pada bulan Mei. Namun masa tugas diperpanjang selama 3 bulan ke depan. Sudah lebih dari setahun kasus penyerangan Novel terjadi. 

Namun, hingga detik ini Polri belum mampu mengungkap siapa dalang peristiwa penyerangan tersebut. Saat ini, Novel masih terus menjalani beberapa kali proses operasi mata, ini dilakukan demi kesembuhan matanya.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up