JawaPos Radar

Antisipasi Penyakit, Hewan Kurban dari Luar Daerah Harus Dibekali Izin

10/08/2018, 15:35 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Hewan Kurban
KURBAN: Suasana di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman pada Jumat (10/9) (Ridho/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketersediaan hewan kurban untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha pada 22 Agustus mendatang di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dirasa sudah mencukupi. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan antisipasi suplay hewan maupun daging akan mendatangakan dari luar daerah.

Dan untuk meminimalkan hewan berpenyakit yang datang dari luar daerah, maka Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman meminta agar pedagang mengurus surat ke instansinya terlebih dahulu.

"Untuk mengantisipasi hewan berpenyakit dari luar Sleman, harus dilengkapi surat dinas yang membidangi. Menyatakan hewan yang masuk itu dalam kondisi sehat," kata Heru Saptono, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Jumat (10/8).

Hewan-hewan kurban yang masuk dari luar daerah, biasanya terdapat di beberapa titik tempat jualan dadakan. Seperti di Jalan Kaliurang, Jalan Monjali dan Jalan Magelang.

Selain mengantisipasinya dengan surat pernyataan itu, juga pihaknya sejak Agustus ini telah menurunkan petugas. Untuk selalu mengecek kondisi kesehatan hewan ternak di pasar. "Saat hari H nanti kami pun akan turun ke lapangan," ucapnya.

Kesehatan hewan ternak, selama ini sulit dideteksi oleh orang awam. Terutama jenis penyakit cacing hati, yang baru diketahui ketika sudah disembelih.

"Sulit untuk mendeteksi hewan kena cacing hati atau tidak, cuma kelihatan ketika hatinya diiris apakah ada penyakitnya atau tidak. Kalau sudah berpenyakit, tidak boleh dikonsumsi hatinya," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suwandi Aziz menambahkan, untuk kebutuhan hewan kurban tahun ini diperkirakan sekitar 19 ribu ekor.

Meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Kalau untuk ketersediannya cukup banyak," ucapnya di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman.

Kebutuhan hewan untuk kurban itu terdiri dari 7 ribu ekor sapi. Kambing sebanyak 2 ribu ekor, dan domba 10 ribu ekor. Sedangkan ketersedian ternaknya di Sleman mencapai 49.275 ekor sapi, 28.480 ekor kambing, dan domba 84.100 ekor.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up