JawaPos Radar

Bawa Sabu 17 Kg, Dua Bandar Ditembak Mati

10/08/2018, 13:31 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Bandar Narkoba
BNN Sumsel membeber ungkap kasus narkoba jenis sabu sebanyak 17 kg. (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap lima tersangka narkoba. Mereka kedapatan membawa sabu seberat 17 kg. Dua orang di antaranya terpaksa harus ditembak mati.

Kedua bandar yang ditembak mati yakni ER, 38, warga Dusun Bukit Tua, Padang Tualang, Langkat, Medan, dan GI, 23, warga Tanah Abang Utara, PALI, Sumsel. "Kedua tersangka yang ditembak mati ini sempat melakukan perlawanan," kata Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol John Thurman Panjaitan saat memberikan keterangan pers, Jumat (10/8).

Sedangkan tiga orang lainnya ditangkap dalam kondisi hidup. Masing-masing HI, 21, warga Kelurahan Tanah Abang Utara, PALI, Sumsel; SU, 38, warga Desa Besilam, Padang Tualang, Langkat, Medan, Sumut; MI, 47, warga Desa Rambau Jaya, Kampas Indra Hilir, Pekanbaru.

John menjelaskan, penangkapan berawal saat petugas menerima laporan adanya sabu dari Medan yang akan diedarkan di Palembang. Kemudian petugas melakukan penyelidikan. Para pelaku diketahui berada di Hotel Sriwijaya Primer, Jalan Puncak Sekuning, Ilir Barat I, Palembang, Kamis (9/8) malam.

Sesaat melakukan transaksi, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mendapati 17 kg narkoba jenis sabu. "Mereka ini membawa sabu menggunakan mobil dan disimpan di bawah jok," terangnya.

Kelima tersangka merupakan jaringan internasional yang diduga dikendalikan salah satu warga binaan di lapas. Napi tersebut menyuruh GI yang merupakan adiknya, untuk mengambil barang pesanan. Sabu rencananya diedarkan di beberapa daerah di Sumsel. "Kami juga akan melakukan pengembangan kasus ini dengan berkoordinasi dengan BNN Medan," tutup John.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up