JawaPos Radar

Pilpres 2019

Jokowi: Apa yang Saya Kerjakan adalah Bukti Bukan Fiksi

10/08/2018, 10:50 WIB | Editor: Estu Suryowati
Jokowi: Apa yang Saya Kerjakan adalah Bukti Bukan Fiksi
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama ketua umum dan sekjen sembilan partai politik pengusung untuk melanjutkan jadi Presiden 2019-2024 di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dalam perjalannya selama menjadi kepala negara sudah membuktikan Indonesia telah bergerak lebih maju.

Hal ini dia katakan karena ada beberapa pihak yang meragukan kepemimpinannya selama empat tahun menjadi kepala negara.

"Apa yang kami (bersama dengan JK) kerjakan selama empat tahun ini adalah bukti, bukan fiksi," ujar Jokowi saat pidato politiknya di Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (10/8).

Jokowi: Apa yang Saya Kerjakan adalah Bukti Bukan Fiksi
Presiden Joko Widodo akan menggandeng Profesor KH Ma'aruf Amin yang saat ini sedang menjabat sebagai ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Oleh sebab itu, bersama Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, petahana tersebut ingin semakin membuat rakyat Indonesia semakin bangga dan optimistis menatap masa depan.

Jokowi dan Ma'ruf Amin ingin mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Serta menjaga kedaulatan sumber daya alam (SDA) Indonesia.

"Kami ingin membuat warga di seluruh pelosok merasa bangga menjadi bangsa Indonesia," katanya

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya di Pilpres 2019. Alasan, Ma'ruf merupakan tokoh agama dengan segudang pengalaman di pemerintahan dan legislatif.

Misalnya kata dia, Ma'ruf Amin pernah menjabat sebagai anggota DPRD, DPR, MPR, Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Bahkan saat ini dia dipercaya sebagai Rais Amm PBNU, Ketua MUI, dan Dewan Pengarah Badan Pembidaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Jokowi mengatakan sosok dirinya dan Maruf Amin adalah perpaduan nasionalis dan religius. Sehingga target merebut hati rakyat Indonesia sebanyak-banyaknya bakal ia lakukan.

Dalam memilih Ma'ruf Amin dikatakan Jokowi sudah melalui proses yang panjang. Misalnya meminta masukan dari elemen masyarakat dan juga dari partai-partai koalisi pendukungnya di Pilpres 2019 mendatang‎.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up