JawaPos Radar

11 Rumah di Batam Terbakar, 1 Warga Terpanggang

10/08/2018, 10:25 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Rumah Terbakar
Sisa kebakaran di Bukit Senyum RT 02 RW 07, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Jumat (10/8). (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kebakaran terjadi di kawasan rumah liar (Ruli) Bukit Senyum RT 02 RW 07, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Jumat (10/8). Peristiwa yang terjadi pukul 04.00 WIB itu menghanguskan 11 rumah warga.

39 Warga menjadi korban. Satu warga di antaranya tewas dan satu lagi mengalami luka parah. Korban tewas atas nama Santi, 52. Sedangkan korban luka parah merupakan suaminya, Atin, 52.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, Atin mengalami luka bakar setelah berupaya menyelamatkan istrinya. Namun api semakin membesar hingga ia terkena sambaran. Saat ini, Atin telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Rumah Terbakar
Warga memeriksa puing rumah akibat kebakaran. (Bobi Bani/JawaPos.com)

"Dia (Atin) minta tolong sama warga. Tapi api semakin besar sudah tak bisa lagi. Jadinya dia turun sendiri," kata Ahmad, 20, salah satu warga yang langsung menyelamatkan diri ketika kejadian.

Warga lainnya, Heru Rianto, 44, mengaku ia tidak mengetahui secara persis awal mula munculnya api. Dia langsung berupaya membangunkan warga begitu melihat adanya api.

Heru juga sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Tapi saat itu tidak mendapat tanggapan. "Saya langsung suruh warga lapor ke polsek, baru saya bangunkan warga pakai Toa (pengeras suara masjid). Saya teriak-teriak," beber Heru ketika ditemui di antara puing rumahnya.

Petugas Pemadam baru datang sekitar pukul 04.30 WIB. Mereka langsung berupaya memadamkan api. Tapi upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan nyawa Santi yang juga dalam kondisi sakit.

Saat ini, rumah korban telah dipasangi garis polisi. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab trjadinya kebakaran.

Camat Kecamatan Batu Ampar Tukijan menambahkan, pihaknya akan melaporkan kejadian ini kepada Dinas Sosial. Baik di tingkat kota maupun provinsi. "Semoga bantuan dari pemerintah bisa memberikan keringanan untuk korban," harap Tukijan saat meninjau langsung lokasi kejadian.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up