JawaPos Radar

Sempat Injury Time

Sandiaga: Kalau Pak Anies Bilang Iya, Saya Nggak Jadi Cawapres

10/08/2018, 10:00 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Sandiaga: Kalau Pak Anies Bilang Iya, Saya Nggak Jadi Cawapres
Usai deklarasi mendampingi Prabowo Subianto, Cawapres Sandiaga Uno meminta restu keluarga di kediaman orang tuanya, Jalan Galuh II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8) dini hari. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno mengaku sempat berpamitan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum deklarasi, Kamis (9/8) malam. Keduanya berpelukan mengingat harus berpisah menjadi rekan kerja memimpin ibu kota.

Sandi menuturkan, momen tersebut cukup membuat mereka terharu. Pasalnya, Anies-Sandi telah bersama-sama dalam dua tahun terakhir, tepatnya sejak menjadi paslon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2017 lalu.

“Ya Pak Anies peluk-peluk tadi (Kamis malam, 9/8) berpelukan. Sedih juga sih, ada momen terharu dengan Pak Anies sekarang kita dua tahun bersama,” ujar Sandi di kediaman ibunya, Mien Rachman Uno, Jalan Galuh II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8) dini hari.

Sandiaga: Kalau Pak Anies Bilang Iya, Saya Nggak Jadi Cawapres
Pelukan hangat Anies-Sandi. (ist/JawaPos.com)

Keduanya memenangkan Pilkada untuk menjadi kepala daerah selama lima tahun ke depan. Namun, belum genap setahun bertugas di Balai Kota DKI Jakarta, justru harus berpisah.

“10 bulan terakhir di Balai Kota, we're such a good partner,” tandasnya.

Menurutnya, pilihan untuk maju pada Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto berawal dari keputusan Anies yang menolak dicalonkan. Awalnya, Prabowo memang menginginkan Anies, namun akhirnya dia menjadi opsi kedua.

“Tadi sempat bilang, ‘kalau Pak Anies bilang iya’ sih saya sebetulnya nggak ada di sini (menjadi cawapres). Tapi beliau memutuskan, dan itu hak beliau untuk menunaikan apa yang menjadi janji untuk masyarakat Jakarta dan tentunya yang sangat hargai dan saya pamit,” tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, beredar video pertemuan Anies-Sandi yang berdurasi 21 detik. Video tersebut diunggah langsung oleh salah satu ajudan Sandi dengan pemberian caption atau keterangan video, yakni “SAYONARA”.

Dalam video tersebut, keduanya tidak saling bicara. Namun memperlihatkan Sandi yang memeluk erat tubuh Anies seakan-akan meminta restu untuk meninggalkan Jakarta karena akan mendampingi Prabowo sebagai cawapres. Anies pun membalas pelukan Sandi sembari menepuk pundaknya belasan kali.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up