JawaPos Radar

Respons Bamsoet soal Polemik Kehalalan Vaksin MR

10/08/2018, 08:44 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bamsoet
Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kemenkes dan LPPOM MUI segera melakukan uji laboratorium vaksin MR. Ini menyangkut kabar yang beredar jika vaksin tersebut diragukan kehalalannya (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo berharap segera ada solusi tentang vaksin measless rubella (MR) yang menjadi polemik. Vaksin ini tengah menjadi sorotan publik karena diragukan kehalalannya.

Sebab, sudah banyak daerah yang menolak vaksin untuk imunisasi bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun itu. Dalam catatan Bambang, gelombang penolakan atas imunisasi MR muncul di Aceh, Riau, Lampung hingga Sulawesi Tenggara.

Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyebut vaksin MR belum jelas kehalalannya juga memperluas penolakan masyarakat. Mereka ogah anaknya diimunisasi vaksin anti campak dan rubella itu.

Bamsoet -panggilan akrab Bambang- pun meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beserta Lembaga Pengkajian Pangan Obat obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI), segera melakukan uji laboratorium atas vaksin MR. “Tujuannya menjawab keraguan MUI tentang kandungan dalam vaksin MR,” ujarnya, Kamis (9/8).

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, hal lain yang tak kalah penting adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya imunisasi MR. Menurutnya, Kemenkes dan dinas kesehatan di daerah harus getol mendekati masyarakat.

“Di sinilah pentingnya sosialisasi tentang imunisasi MR bahwa vaksinnya tidak berbahaya dan berguna untuk mencegah terjadinya penyakit campak dan rubella. Jadi Kemenkes dan dinas kesehatan di daerah diharapkan tetap melaksanakan pelayanan imunisasi vaksin MR,” pungkasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up