JawaPos Radar

Bangun Era Pendidikan 4.0, Kemenristekdikti Gandeng Indosat Ooredoo

10/08/2018, 07:30 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Bangun Era Pendidikan 4.0, Kemenristekdikti Gandeng Indosat Ooredoo
Direktur dan Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Herfini Haryono (ketiga dari kiri) saat memberi keterangan (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggandeng Indosat Ooredoo untuk mendukung era revolusi industri 4.0 di bidang pendidikan. Penandatanganan MoU keduanya diawali dengan kegiatan ilmiah: Riset, Inovasi menuju Ekonomi Era Industri 4.0, di Riau, Kamis (9/8).

Indosat Ooredoo menyediakan fasilitas telekomunikasi untuk Indonesia Research dan education network (IdREN). IdREN merupakan suara jaringan tertutup untuk berbagi penelitian antar perguruan tinggi. Berkolaborasi dengan pemerintah, industri, dan lembaga penelitian.

"IdREN juga terintegrasi dengan jaringan REN internasional seperti Singapore, Malaysia, Australia dan lainnya," kata Direktur dan Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Herfini Haryono.

Nantinya, Indosat Ooredoo akan menyiapkan koneksi antar universitas agar dapat digunakan bersama-sama, sebagai sarana akses ke gate IdREN. Di sini, antar universitas bisa saling berbagi hasil riset antar perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri.

IdREN diklaim aman untuk menyimpan data hasil penelitian. Sehingga, pihak universitas ataupun mahasiswa yang telah berbagi hasil penelitiannya tidak perlu takut buatannya itu diklaim pihak lain.

"Justru karena adanya ini mereka tidak perlu takut diklaim pihak lain. Karena ini merupakan salah satu keterbukaan. Tersedianya jaringan ini dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan. Kemudahan akses data antar lembaga penelitian, baik universitas, pemerintah maupun industri," pungkasnya.

Era revolusi industri 4.0, merupakan era yang menekankan pada pola ekonomi digital, kecerdasan buatan, big data, robotik dan lainnnya yang dikenal sebagai fenomena fenomena disruptif.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Kemenristekdikti telah mencanangkan visi mendukung era revolusi industri 4.0 di bidang pendidikan dengan menyiapkan pembelajaran secara online. Bentuknya, hibrida atau pelajaran campuran.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up