JawaPos Radar

Lanudal Juanda Bakti Kesehatan Untuk Korban Gempa Lombok

10/08/2018, 02:50 WIB | Editor: Soejatmiko
Lanudal Juanda Bakti Kesehatan Untuk Korban Gempa Lombok
EMPATI: Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana (kiri) bersama 500 personel jajaran Pusat Penerbangan TNI-AL dan masyarakat umum mendonorkan darahnya untuk korban gempa di Lombok dalam kegiatan bakti sosial kesehatan di Balai Prajurit R.M. Moedjono (suryo eko putro/jawapos koran)
Share this image

Jawapos.com -- Inilah salah cara Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda membantu korban gempa Lombok. Yakni mengadakan donor darah untuk umum dan anggota. Kantong darah dari hasil pendonor itu kemudian disumbangkan untuk operasi kemanusiaan korban gempa di Lombok.

Donor darah untuk umum itu berlangsung di Pangkalan TNI-AL (Lanudal) Juanda, di Balai Prajurit RM Moedjono, Kamis (9/8). Acara itu juga merupakan bagian dari bakti sosial Pangkalan TNI-AL untuk memperingati HUT ke-54 Lanudal Juanda.

Selain donor darah, bakti sosial itu memberikan cek kesehatan dan pengobatan cuma-cuma, untuk masyarakat umum sekitar pangkalan.

Saat ini, Lanudal Juanda bersama satuan penerbangan terkait bersiap mendukung pengiriman bantuan personel SAR, kantung darah hasil donor darah bersama PMI, dan material sosial lainnya. ''Ini momentum tepat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat,'' kata Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana di sela-sela acara.

Dukungan perwira kelahiran Tasikmalaya alumnus AAL 1995 itu melengkapi pengiriman bantuan yang sudah diorganisir Koarmada II. Yakni kapal rumah sakit KRI dr Soeharso dari Ujung, Surabaya ke Pelabuhan Carik, Lombok Utara.

Dalam bakti kesehatan, lebih dari 500 warga memanfaatkan beberapa fasilitas yang disediakan panitia. Pemeriksaan dan pengobatan kesehatan umum serta gigi dilaksanakan dokter dan tenaga medis RS dr Soekantyo Jahja. Mereka bekerjasama dengan sejumlah lembaga sosial kemasyarakatan di Surabaya dan sekitarnya. ''Rasanya baru kali ini pengobatan gratis dalam rangka ulang tahun Lanudal Juanda,'' sebut pasien warga umum bernama Handoyo dari Sedati di antrean kesehatan umum.

Lanudal Juanda yang berada di kawasan bandara internasional Juanda itu merupakan koordinator dari total sembilan Lanudal se-Indonesia. Antara lain, Lanudal Sabang, Lanudal Pulau Matak, Lanudal Tanjung Pinang, Lanudal Jakarta, Lanudal Manado, Lanudal Kupang, Lanudal Biak, dan Lanudal Aru. Lanudal Juanda paling strategis karena satu lokasi dengan satuan operasi penerbangan Wing Udara I. Satuan tersebut membawahkan empat skuadron pesawat dan helikopter.

(sep/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up