JawaPos Radar

Piala AFF U-16 2018

Ingkar Janji, Malaysia Akui Harus Bermain Bertahan Melawan Indonesia

10/08/2018, 04:05 WIB | Editor: Agus Dwi W
piala aff u-16 2018
Pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja So'ib bersama kaptent tim Ali Imran Sukari. (M Syafaruddin/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Malaysia ingkar janji. Mereka tidak memenuhi janjinya untuk bermain menyerang pada semifinal Piala AFF U-16 2018. Tim Harimau Muda justru bermain bertahan ketika bertemu Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8) malam.

Pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja So'ib mengatakan, bermain bertahan adalah satu-satunya jalan yang harus dilakukan pasukannya untuk meredam agresivitas Indonesia. Sayang mereka gagal membendung serangan tim asuhan Fachri Husaini itu.

Game sangat sulit. Sangat bagus. Pertahanan kami bermain sangat bagus pada awal pertandingan. Kami memang harus bertahan untuk meredam serangan Indonesia,” ucap Raja Azlan selepas pertandingan.

Pada pertandingan yang disaksikan 24.278 penonton itu, gol kemenangan Indonesia lahir dari eksekusi penalti Amiruddin Bagus Kahfi pada menit ke-72. Wasit menunjuk titik putih setelah M. Supriadi dilanggar kiper Abdul Alim di kotak terlarang pada menit ke-70.

“Soal penalti, saya tidak melihat karena jarak saya jauh dari lokasi. Ada kesalahan komunikasi antara kiper dengan pemain belakang kami,” jelas mantan bek Perak FA tersebut.

Raja Azlan menambahkan bahwa kehadiran puluhan ribu suporter tidak memberikan efek apa pun ke Malaysia. “Tidak ada gangguan berarti. Pada awal pertandingan saja ada sorakan yang kurang enak,” ungkap Raja Azlan.

Kekalahan dari Indonesia membuat Ali Imran Sukari dan kawan-kawan gagal melangkah ke final Piala AFF U-16 2018. Malaysia akan bertemu Myanmar pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Sabtu (11/8) sore.

(saf/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up