JawaPos Radar

2011, Pembunuh SPG Asal Semarang Pernah Bakar Korban dan Gasak Mobil

09/08/2018, 22:53 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Pembakaran SPG Semarang
Tersangka Kristian Ari Wibowo, saat press rilis di Mapolres Blora, Rabu (8/8). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Pembunuh Ferin Dian Anjani, 21, Sales Promotion Girl (SPG) asal Semarang, yang ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora, Rabu (1/8) mengaku pernah melakukan hal serupa pada 2011 silam. Pelaku bernama Kristian Ari Wibowo, 30, itu memiliki motif yang sama, yakni menguasai harta korban.

"Pelaku membunuh wanita dengan cara dibakar pada tahun 2011 di Hutan Todanan. Ngakunya mengambil mobil Toyota Rush yang masih kredit dan sudah diambil leasing waktu pelaku berada di Bali," kata Kapolres Blora AKBP Saptono saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (9/8).

Akan tetapi, Saptono berujar masih mendalami keterangan pelaku. Pasalnya, pernyataan Ari masih kerap berubah-ubah. "Si pelaku ini soalnya lupa-lupa ingat," katanya lagi.

Kasus Pembakaran SPG Semarang
Kapolres Blora AKBP Saptono saat memimpin press rilis di Mapolres Blora, Rabu (8/8). (istimewa)

Dikatakan Kapolres, modus pelaku sebelum merampas harta dan menghabisi korban pertamanya sama seperti apa yang ia lakukan kepada Ferin. Awalnya, mereka belum pernah saling kenal dan baru ketemu sekali.

"Katanya lewat germo kalau yang ini. Setelah itu cek in di hotel di Semarang. Perempuannya asli Wonosobo bilangnya," jelasnya.

Barulah setelah itu, pelaku melancarkan aksi kejinya dengan memukul kepala korban menggunakan barbel seberat 2 kilogram hingga tak sadarkan diri. Kemudian, lanjutnya, korban dibawa ke dalam mobil sebelum dibuang di Hutan Jati, Todanan, Blora. "Korbannya dibakar hidup-hidup setelah dianiaya. Tujuannya untuk menghilangkan jejak," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ferin Dian Anjani, seorang SPG asal Tembalang, Semarang, ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di hutan Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora, Rabu (1/8) lalu. Sempat tak bisa diidentifikasi lantaran luka bakar yang hampir seratus persen, jasad Ferin akhirnya mampu dikenali keluarganya karena bentuk gigi serta anting korban.

Pelaku, Kristiawan Ari Wibowo, 35, sendiri diamankan oleh jajaran Polres Blora, Senin (6/8) malam. Ia dibekuk saat berada di rumah kostnya, Perumahan Dolog Blok G Nomor 11 Tlogosari Wetan, Pedurungan, dan mengakui seluruh perbuatan keji yang dilakukannya demi menguasai harta perhiasan milik korban. 

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up