JawaPos Radar

Dituduh Godain Istri, Aprianus Bacok Leher Tetangga Hingga Tewas

09/08/2018, 22:06 WIB | Editor: Budi Warsito
Dituduh Godain Istri, Aprianus Bacok Leher Tetangga Hingga Tewas
Ilustrasi pembacokan (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Asonia Halawa alias Ama Niwa, 43 warga Nias Selatan tewas di tangan tetangganya Aprianus Halawa alias Ama Rido, 35. Korban tewas setelah dibacok oleh pelaku pada Rabu (8/8) malam di Desa Sifaorasi, Kecamatan Huruna.

Informasi yang diperoleh dari Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal Napitupulu, peristiwa itu dipicu karena pelaku merasa tidak senang dituduh sudah mengganggu istri korban.

"Pembacokan dilakukan dua kali, di dua tempat dan kesempatan yang berbeda," ujar AKBP Faisal, Kamis (9/8).

Kejadian pembacokan itu kata Faisal, berawal saat Aprianus diminta oleh Betaria Zalukhu alias Ina Niwa yang merupakan istri dari Asonia untuk datang ke rumahnya. Aprianus pun datang ke rumah Asonia.

Saat Aprianus datang, Asonia bersembunyi di dalam kamar. Dia mendengarkan pembicaraan istrinya dengan Aprianus. Saat itu, Betaria bertanya alasan kenapa tetangganya itu kerap bermain mata dan menunjukkan kemaluannya.

"Namun, Aprianus tidak mengaku dituduh seperti itu. Asonia langsung keluar dari kamar. Dia memaksa Aprianus mengaku. Namun Aprianus bersikukuh mengaku tidak melakukannya," jelas Faisal.

Aprianus pun kembali pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter. Dia pulang dengan rasa dongkol. Sambil berjalan, Aprianus terus menerus melontarkan cacian.

Asonia pun merasa tidak senang dengan cacian Aprianus. Korban kemudian datang ke rumah Aprianus. Namun, Aprianus menutup rapat pintu dan jendela rumahnya.

Melihat situasi itu, Asonia pun kembali pulang. Saat hendak kembali ke rumahnya, tiba-tiba jendela rumah Aprianus terbuka. Aprianus langsung menebaskan golok ke arah Asonia. Tebasam itu melukai bagian punggung korban.

"Asonia pun mendapat peawatan dari Puskesmas terdekat. Setelah itu, dia duduk di dekat jalan bersama anaknya. Aprianus tiba-tiba datang dan langsung melayangkan golok ke arah leher Asonia. Korban langsung roboh di depan anaknya," papar Faisal.

Saat itu, anak korban sempat berteriak minta tolong. Pelaku pun langsung melarikan diri. Betaria dan warga setempat mencoba menolong, namun Asonia tak tertolong. "Kejadian itu dilaporkan ke Polres Nias Selatan. Anggota kita langsung bergerak ke lokasi. Olah TKP dilakukan. Sejumlah saksi dimintai keterangan," kata Faisal.

Berbekal informasi dari saksi, pelaku dikejar. Polisi sempat menggeledah rumah Aprianus. Namun dia tidak ditemukan. Polisi kemudian menyisir Desa Sifaorasi. "Tersangka kita tangkap beberapa jam setelah kejadian. Dia diringkus tim gabungan saat bersembunyi di perkebunan karet Desa Sifaorasi," tandas Faisal.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Golok yang digunakan untuk membacok juga disita.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up