JawaPos Radar

Tanah Bergerak Bikin Evakuasi 4 Korban Gempa Ditunda

09/08/2018, 21:01 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
gempa lombok
Tantangan evakuasi kali ini adalah selain tanah yang bersifat labil, gempa susulan juga masih sering terjadi. Menurut tim di lapangan, setiap kali ada gempa status tanah labil membuat tanah bergeser (Imel/Jawapos)
Share this image

JawaPos.com - Evakuasi empat korban longsor akibat gempa di Dusun Dompu Indah, Desa Seleneng, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, NTB kali ini melibatkan anjing pelacak K9 dari tim relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Kamis, (9/8). Namun, baru saja K9 akan memulai pencarian, evakuasi harus ditunda karena hari mulai gelap.

Evakuasi akan dilanjutkan kembali pada Jumat, (10/8). Selain itu, rencananya evakuasi selanjutnya akan menggunakan alat berat.

"Selama dua hari evakuasi, kami sementara menggunakan penyemprot air untuk menyingkirkan tanah yang sifatnya labil. Alat berat baru datang besok," kata Penanggung Jawab Evakuasi Basarnas, Aprintinus, Kamis, (9/8).

gempa lombok
Anjing diajak mencari korban gempa (Imel/Jawapos)

Tantangan evakuasi kali ini adalah selain tanah yang bersifat labil, gempa susulan juga masih sering terjadi. Menurut tim di lapangan, setiap kali ada gempa status tanah labil membuat tanah bergeser.

"Akses kesini juga sulit karena jalan depan terputus. Tanahnya konturnya memang gampang longsor," lanjut Aprintinus.

Relawan ACT Syamsul Alifin mengatakan, ada empat rumah warga yang tertimbun longsoran tebing akibat gempa berkekuatan 7 SR. Sebelumnya gempa susulan berkekuatan 6,2 SR kembali mengguncang Lombok, NTB pada Kamis, (9/8).

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up