JawaPos Radar

Pilpres 2019

Tak Jadi Duet Bareng Gatot, Cak Imin Pilih Jadi Pendukung Jokowi

09/08/2018, 18:12 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Muhaimin Iskandar
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memastikan partainya tidak akan lari dari koalisi Jokowi. (Jpnn/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan kepastian dukungannya pada Joko Widodo (Jokowi). Kepastian itu ditegaskan Muhaimin Iskandar saat tiba di Restoran Plataran Menteng, Jakarta Pusat.

"PKB tetap bergabung. Bahasa bisnisnya Join," tegas Cak Imin yang sekaligus menepis rumor bahwa partainya akan hengkang dari koalisi pendukung Joko Widodo, Kamis (9/8).

Pantauan JawaPos.com di lapangan, Cak Imin datang didampingi Wasekjen PKB Jazilul Fawaid, tak lama setelah Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Nasdem Surya Paloh, dan Ketum PPP Romahurmuziy tiba bersamaan di lokasi.

Tak lama setelah kedatangan Cak Imin, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Sekjennya Hasto Kristiyanto juga tiba di lokasi.

Sebelumnya, PKB menggelar Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) untuk melakukan evaluasi dukungan capres dan cawapres di pilpres 2019 mendatang. Agenda ini dihadiri hampir seluruh dewan pengurus wilayah (DPW) partai di seluruh Indonesia. 

Diketahui, saat ini desakan PKB untuk mendorong sang ketua umumnya, Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Jokowi belum juga terealisasi. Hal ini lah yang membuat partai berbasis massa kaum mahdlyin itu kemudian disebut bakal menarik dukungan kepada Jokowi. 

Ketua DPP PKB Ida Fauziah mengaku suasana dalam penyerapan aspirasi dari seluruh DPW berlangsung tegang. Pasalnya, kata dia, terdapat sejumlah perbedaan pandangan soal dukungan di pilpres mendatang. 

"Saya menghargai dalam perbedaan pandangan dan aspirasi teman-teman masih bisa menjaga perbedaan itu dengan baik," kata Ida dalam konfrensi persnya di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (9/8).

Ida pun telah menyimpulkan perbedaan pandangan para pengurus wilayah itu menjadi tiga pokok pikiran penting. Pertama, saat ini banyak kader di daerah yang masih menginginkan Cak Imin mendampingi Jokowi. 

"Aspirasi yang menginginkan Cak Imin mendampingi Pak Jokowi cukup banyak," kata Ida. 

Sementara, aspirasi lainnya, kata Ida, masih adanya kader yang menginginkan calon alternatif. Yakni, di luar kubu Jokowi maupun kubu Prabowo. "Yang tidak kalah kuat juga mengenai menghendaki Cak Imin menjadi pasangan Gatot Nurmantyo," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Ida menambahkan, aspirasi terakhir yaitu tetap berada dibarisan Jokowi dan tanpa syarat. Artinya, membebaskan mantan wali kota Surakarta itu memilih siapapun cawapresnya. 

"Menghendaki pak Jokowi menjadi capres yang akan didukung oleh PKB siapapun wapresnya," imbuhnya. 

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up