JawaPos Radar

Suryadharma Ali: Kain Kiswah di Rumah Saya Banyak

09/08/2018, 17:12 WIB | Editor: Kuswandi
Suryadharma Ali
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (kanan berbaju batik) didampingi kuasa hukumnya, saat akan menjalani sidang peninjauan kembali (PK) kasus yang melilitnya di PN Tipikor Jakarta, Senin (25/6) (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali tidak merasa kecewa meski kain kiswah miliknya telah laku dilelang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senilai Rp 450 juta. Dia mengaku masih banyak memiliki kain kiswah.

"Syukur saja bisa memberikan manfaat buat negara walaupun caranya cara ilegal," kata Suryadharma di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (9/8).

Suryadharma menyebut di rumahnya masih banyak kain kiswah dan dia menawarkan untuk dijual bahkan lebih rendah dari harga lelang KPK.

"Kiswah di rumah saya banyak, turun dari Rp 450 juta. Banyak di rumah, banyak," cetus  Suryadharma.

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyebut kain kiswah itu banyak di dapat ketika dirinya berkunjung ke tanah suci Mekkah.

"Kira-kira kalau ke Mekkah beli begituan (kain midway) banyak dijual murah nggak mahal," jelasnya.

‎Diketahui awalnya Kiswah milik terpidana korupsi kasus penyelenggaraan ibadah haji ini dibuka dengan harga Rp 22,5 juta. Akhirnya laku dilelang Rp 450 yang dibeli oleh pengusaha Muhammad Zufri.

Kiswah tersebut diamankan KPK sebagai barang bukti dugaan korupsi yang dilakukan Suryadharma sewaktu menjabat sebagai menteri Agama era Soesilo Bambang Yudhoyono. Menurut Suryadharma harga Kiswah tersebut berkisar Rp 500 juta bahkan lebih pada 2010-an.

Untuk mendapatkan Kiswah tersebut bukan diambil dari Dana Operasional Menteri (DOM) ataupun gaji saat menjadi Menteri. Suryadharma mengaku menerimanya dari salah satu koleganya di sana.

Sebelumnya kasus korupsi Suryadharma tersebut hasil dari perhitungan pihak BPKP menimbulkan kerugian negara sejumlah Rp 27,283 miliar dan 7,967 juta real. Termasuk tuduhan menerima 1 lembar potongan kain penutup Kakbah atau Kiswah tersebut. Suryadharma juga dianggap melakukan memperkaya diri sendiri mencapai Rp 1,8 miliar dari pelaksanaan ibadah haji periode 2010-2013.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up