JawaPos Radar

Pilpres 2019

Gelar Rakernas, PAN Dukung Prabowo tapi Tidak Sandiaga Uno

09/08/2018, 17:12 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Zulkifli Hasan
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan Rakernas kali ini berjalan alot. Namun mayoritas kader sepakat mendukung Prabowo di Pilpres 2019. (Derry/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Amanat Nasional (PAN) telah resmi mendeklarasikan diri mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019-2024. Namun, partai besutan Zulkifli Hasan itu belum sepenuhnya sepakat mengenai posisi Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo. 

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, saat ini pihaknya masih berharap sang ketua umum dipinang sebagai cawapres Prabowo. Keputusan itu pun sebagaimana hasil rakernas PAN pada 2017 lalu. 

"Kita tidak mau mendahului, prosesnya sedang berjalan. Baik itu soal capres dan cawapres. Hasil rekomendasi yang akan keluar malam ini atau selambat-lambatnya besok," kata Eddy di Hotel Sultan saat melaksanakan Rakernas PAN, Jakarta, Kamis (9/8).

Tak hanya itu, Eddy mengungkapkan opsi Sandiaga menjadi cawapres nantinya akan masuk dalam pembahasan. Termasuk juga nama-nama lainnya sebagai cawapres Prabowo.

"Nanti akan ada pembahasan (Sandiaga sebagai cawapres). Tentu nama yang beredar tidak hanya Sandi. Masih kita buka seluas-luasnya opsi nama-nama lain di atas meja," pungkasnya. 

Diektahui dalam pidato sambutannya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebutkan pembicaraan dan penentuan keputusan mengenai dukungan pilpres tak berlangsung mudah. Ia mangaku pengurus partai pusat terus mendengar aspirasi dari seluruh pimpinan partai baik di tingkat pusat, wilayah, sampai dengan konstituen di seluruh Indonesia. 

"Saya sampaikan di sini mayoritas menghendaki PAN mendukung Prabowo Subianto sebagai capres periode 2019-2024," kata Zulkifli di Hotel Sultan dalam acara Rakernas, Kamis (9/8).

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengaku keputusan itu telah sesuai dengan aspirasi para kader di seluruh Indonesia. Ia pun meminta seluruh kader untuk mentaat hasil putusan forum tertinggi PAN ini.

"Ini forum tertinggi bagi kita untuk mengambil keputusan final, resmi, dan mengikat bagi seluruh kader di mana pun berada. Kalau sudah diketok palu di rakernas, perbedaan pendapat apa pun harus dipatuhi oleh seluruh kader," ungkapnya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up