JawaPos Radar

Pemkot Surabaya Tambah Beberapa Item Koleksi Museum Surabaya

09/08/2018, 17:01 WIB | Editor: Budi Warsito
Pemkot Surabaya Tambah Beberapa Item Koleksi Museum Surabaya
Petugas yang berjaga di Museum Surabaya (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya memaksimalkan obyek wisata sejarah yang ada. Saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Surabaya melakukan penambahan koleksi museum Surabaya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, ada beberapa benda yang akan menjadi koleksi tambahan. Antara lain, peta Surabaya yang digambar pasukan kerajaan Tartar di Mongolia, lumpang dan benda tambatan.

Namun, Antiek tidak mengatakan kapan koleksi tersebut akan diletakkan di museum. Yang pasti, dalam waktu dekat, semua benda purbakala di Surabaya akan dipajang di museum tersebut.

Pemkot Surabaya Tambah Beberapa Item Koleksi Museum Surabaya
Pengunjung melihat kaca rias ratu Belanda Wilhelmina. Kaca itu adalah satu dari 900 benda koleksi di museum Surabaya. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

"Kami sudah kerjasama dengan kawan-kawan ahli purbakala. Termasuk dari aspek historisnya. Koleksi itu kami masukkan semua di museum Surabaya," kata Antiek kepada JawaPos.com, Kamis (9/8).

Menurut Antiek, itu adalah satu-satunya cara untuk memaksimalkan potensi obyek wisata di Surabaya. Selain itu, mereka juga membudidayakan wisata budaya melalui berbagai festival nasional dan internasional yang digelar.

Hal itu diterapkan, mengingat Surabaya memang tidak memiliki tempat wisata alam. "Jadi karena Surabaya memang Kota Pahlawan. Itulah kenapa banyak event semacam cross culture festival yang banyak digelar," katanya.

Sebagai informasi, saat ini museum Surabaya sudah memiliki koleksi sebanyak 900an benda kecil dan besar. Mayoritas benda-benda yang menjadi koleksi adalah, peninggalan zaman Belanda (VOC). Antara lain, grand piano; botol keramik; buku catatan sipil dan kependudukan; perabotan rumah tangga dan kaca rias ratu Belanda Wilhelmina.

Selain museum Surabaya, Antiek mengatakan, ada tempat lain yang akan dipoles dan dipromosikan. Antara lain, museum HoS Cokroaminoto, rumah WR. Soepratman, Tugu Pahlawan dan dr. Soetomo.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up