JawaPos Radar

Tarif Kereta Limbah Hingga Rp 12 Juta

09/08/2018, 15:53 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kereta Limbah
Plt Direktur Utama KALOG Junaidi Nasution meresmikan kereta pengangkut limbah. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Kereta Api Logistik (KALOG) baru saja meresmikan kereta pengangkut limbah. Sekali angkut, tarif yang harus dibayar perusahaan pengolahan limbah mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.

Plt Ditektur Utama PT KALOG Junaidi Nasution mengatakan, tarif tersebut untuk sekali jalan. Kapasitasnya, satu rangkaian (10 gerbong kereta) mengangkut sebanyak 20 kontainer. Jasa pengangkutan terbuka bagi semua perusahaan.

"Jasa pengangkutan limbah tidak terbatas perusahaan pengolahan limbah yang bekerja sama dengan KALOG saja," kata Junaidi di Stasiun Kalimas, Surabaya, Kamis (9/8).

Kereta berangkat 2 kali seminggu mulai pukul 10.00 WIB. Rutenya melewati Stasiun Kalimas di Surabaya, Semarang, Stasiun Gunung Pitri di Jakarta, hingga stasiun Nambo, Bogor.

Setibanya di Stasiun Nambo, semua limbah akan diolah PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI). Semua limbah akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Junaidi mengklaim banyak keuntungan yang didapat perusahaan jasa pengolahan limbah. Salah satunya limbah sudah dipastikan aman. Mulai dari proses bongkar muat, pengemasan, hingga selama perjalanan.

Kereta juga dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS). Sehingga pihak perusahaan pengolahan limbah dan tiap stasiun yang dilewati atau disinggahi dapat memantau posisi dan kondisi limbahnya.

Selain itu dengan pengangkutan limbah menggunakan kereta, tentu akan memangkas banyak waktu. Lama perjalanannya 15 hingga 16 jam. Lebih singkat ketimbang jika diangkut dengan truk yang memakan waku hingga 3 hari

"Kami ingin membantu mengurangi kemacetan di jalan raya. Selain itu, mencegah dampak negatif terhadap lingkungan saat limbahnya dalam perjalanan," tandas Junaidi.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up