JawaPos Radar

Bobol Gudang, Mantan Karyawan Gondol Rp 2,18 Juta

09/08/2018, 14:58 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Pencurian
Dua tersangka pembobolan gudang perusahaan air mineral saat melakukan reka ulang adegan, Kamis (9/8). (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal mengungkap kasus pembobolan gudang milik perusahaan air mineral di Jalan Raya Kupang Baru, Surabaya. Pelakunya berjumlah dua orang. Mereka merupakan mantan karyawan yang seblumnya dipecat. Adalah Achmad Joko, 22, dan M Zaki Anwar, 20. Semuanya warga Simomulyo Baru, Surabaya.

Kamis (9/8) siang, polisi melakukan reka ulang pembobolan tersebut. Dua pelaku dihadirkan. "Para pelaku ini memanjat pohon lalu merusak pintu gudang," jelas Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono.

Aksi pembobolan pertama kali diketahui seorang karyawan saat akan masuk kerja, Senin (6/8). Ketika itu, pintu gudang sudah dalam kondisi rusak. Di dalam gudang juga acak-acakan.

Setelah dicek, sebuah iPad dan uang tunai sebesar Rp 2,18 juta di dalam laci sudah raib. "Karyawan lalu mengecek rekaman CCTV. Terlihat ada dua orang yang masuk ke dalam gudang," imbuh Muljono.

Pihak perusahaan kemudian membuat laporan resmi ke polisi. Saat meninjau TKP, polisi meminta rekaman CCTV. Setelah diamati lebih detail, dua pelaku diketahui sebagai mantan karyawan perusahaan yang tak lain adalah Joko dan Zaki.

Korps berseragam cokelat kemudian meminta alamat mereka. Keduanya segera diringkus polisi tanpa perlawanan di rumah masing-masing.

Saat reka ulang, kedua pelaku disuruh memeragakan aksinya mulai berangkat berdua naik motor hingga merusak pintu. Dari reka ulang didapat fakta bahwa kedua tersangka berhenti di depan kantor. "Satu orang (Joko,red) kemudian memanjat pohon di depan kantor, terus naik ke atap gudang lalu turun di depan lobi," lanjutnya.

Setelah itu, pelaku merusak pintu gudang. Sesampainya di dalam, Joko masuk melalui angin-angin jendela agar bisa menjangkau ruang kerja. Di sana, dia menggondol barang berharga. "Pelaku juga sempat mencabut kabel salah satu CCTV. Tapi dia tidak tahu kalau CCTV lebih dari satu," ujar Muljono.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up