JawaPos Radar

Grace Minta Bawaslu Usut Setoran Sandiaga Uno Rp 500 M ke Dua Partai

09/08/2018, 14:26 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Grace Natalie, Partai Solidaritas Indonesia, psi
Partai Solidaritas Indonesia (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie meminta Badan Pengawasan Pemilu mengusut tuduhan bahwa Sandiaga Uno menyetor uang Rp 500 miliar untuk PAN dan PKS agar kedua partai itu memilihnya sebagai calon wakil presiden. Hal itu seperti disampaikan oleh elit Partai Demokrat.

"Jika pernyataan itu benar, tentu sangat memprihatinkan. Seharusnya untuk pemilihan jabatan publik, tidak ada money politics. Ini merupakan pendidikan politik yang buruk sekaligus pelanggaran terhadap Undang-Undang Pemilu," kata Grace dalam keterangannya, Kamis (9/8).

Grace mengatakan, pasal 228 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 jelas melarang praktek penyuapan seperti yang dituduhkan tersebut. Karena itu, Grace meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan penegak hukum mengusut dugaan pelanggaran hukum itu.

Grace Natalie, Partai Solidaritas Indonesia, psi
Partai Solidaritas Indonesia (Dok. JawaPos.com)

"Ini tuduhan serius. Pihak Partai Demokrat harus bisa menjelaskan apakah tuduhan itu didasarkan bukti atau sekadar ungkapan kemarahan semata," katanya.

Menurut Grace, seharusnya partai politik memilih calon wakil presiden yang memiliki integritas dan kapabilitas, bukan karena setoran uang.

"Rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang berintegritas dan cakap. Bukan yang sekadar bisa membagi-bagi uang atau yang bersedia menerima suap," pungkasnya.

(srs/JPC)

Alur Cerita Berita

Menjaga Akal Sehat dalam Pilpres 09/08/2018, 14:26 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up