JawaPos Radar

Hanyut di Sungai Asahan, Pencarian Mahasiswa UMN Berlanjut

Tiga Masyarakat Ikut Menyelam

09/08/2018, 14:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Sungai Asahan
ILUSTRASI: Tim gabungan kembali melakukan pencarian 3 mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) dan seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Asahan (Rino Hayyu/Radar Kediri/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim gabungan kembali melakukan pencarian 3 mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) dan seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan pada Rabu (8/8) petang. 

Setidaknya, 120 personel gabungan TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan turun dalam pencarian itu. Mereka juga dibantu tiga orang masyarakat sekitar. 

"Tiga masyarakat itu sering nyelam disini. Mereka juga tahu sungai ini bagaimana. Mereka cuma pakai alat seadanya," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan Khaidir Sinaga, Kamis (8/9). 

Hingga saat ini, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai. Mereka menggunakan tujuh perahu rafting dan Landing Craft Rubber (LCR) atau perahu karet yang digerakkan mesin. 

Tim mengaku kesulitan dengan derasnya arus sungai. Lokasi hanyutnya para mahasiswa dan pelajar itu memang sering digunakan untuk arung jeram. "Aliran sungai sangat deras, jeramnya juga tinggi," katanya . 

Di lokasi pencarian, saat ini cuaca terpantau cerah. Sangat membantu untuk melakukan pencarian. 

Diberitakan sebelumnya, Empat mahasiswa Universitas Muslim Nusantara masih hilang setelah hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, Rabu (8/8). Rombongan mahasiswa itu pergi ke sungai karena ingin melepas lelah setelah Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka selesai. 

Informasi yang dihimpun, rombongan mahasiswa itu mendatangi sungai bersama enam masyarakat Kelurahan Siumbut-umbut menumpang sebuah mobil pikap, sekitar pukul 15.30 WIB. Satu orang korban berhasil selamat bernama, Ahmad Fandi Siregar. 

Empat korban lainnya yang masih hilang yakni, Maya Daulay, 21, warga Deli Serdang; Maulidia Batubara, 21, warga Deli Serdang; Dwihadi Hendra, 21, warga Sumatera Barat dan Fery, 14, pelajar asal Siumbut-umbut.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up