JawaPos Radar

IBM Indonesia tunjuk Distributor Tunggal LinuxOne

09/08/2018, 13:52 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
IBM LinuxOne, IBM Indonesia, Tan Wijaya
Country Manager System IBM Indonesia Tan Wijaya (kedua kanan) bersama Presiden Direktur BPT Yuwono Pranata (kedua kiri) di acara pengumuman kerja sama BPT dan IBM Indonesia di Jakarta, Rabu (8/8). (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - IBM Indonesia menunjuk Blue Power Technology (BPT) sebagai distributor IBM LinuxOne. BPT sendiri merupakan provider solusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group.

LinuxOne merupakan perangkat hardware server untuk menangani beban kerja berat perusahaan. Nilai total cost of ownership (TCO) diklaim jauh lebih rendah dibandingkan perangkat sejenisnya.

Country Manager System IBM Indonesia Tan Wijaya mengatakan, kehadiran LinuxOne akan menjawab berbagai tantangan dunia TI yang dituntut untuk dinamis, aman, dan efisien. Baik dari segi biaya maupun pemanfaatan.

IBM LinuxOne, server IBM LinuxOne, IBM Indonesia
Unit hardware server IBM LinuxOne. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

"Sebanyak 92 dari 100 bank di dunia bergantung pada perangkat mainframe IBM karena kemampuannya untuk lebih efiesien dalam memproses jumlah transaksi yang sangat besar," katanya saat pengumuman kerja sama BPT dan IBM Indonesia di Jakarta, Rabu (8/8).

Untuk itu kehadiran IBM LinuxOne, lanjut Tan Wijaya, bertujuan membantu industri keuangan untuk bisa lebih efektif dalam berkompetisi. "Era cloud yang memerlukan sejumlah besar data sensitif yang diproduksi dalam setiap transaksi memerlukan perangkat yang andal seperti IBM LinuxOne ini," sambungnya.

Selain itu, dia juga mengklaim efisiensi yang ditawarkan LinuxOne sangat signifikan dibandingkan dengan solusi sekelasnya-server x86. Hal tersebut mengacu pada biaya operasional LinuxOne yang sudah termasuk dengan keseluruhan biaya untuk hardware, software, database, dan sistem disaster recovery.

"Perusahaan dapat menghemat biaya 30 persen hingga 50 persen dibandingan dengan penggunaan server x86 selama tiga tahun. Selain itu, LinuxOne dapat di-upgrade setelah lima tahun dengan biaya yang jauh lebih murah daripada membeli server baru," ujarnya menjabarkan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur BPT Yuwono Pranata mengatakan, IBM LinuxOne merupakan teknologi yang sangat mumpuni menjawab tantangan bisnis enterprise yang identik dengan beban kerja berat, jumlah pelanggan besar, dan pertumbuhan data tinggi.

"Dengan penunjukan ini, kami berkomitmen memberikan layanan menyeluruh kepada para pelanggan melalui tenaga presales, postsales, certified engineer yang berpengalaman lebih dari 12 tahun di bidang infrastruktur, serta fasilitas Technology Center. Calon pelanggan juga dapat berkunjung ke Plaza Kuningan untuk melihat dan melakukan demo langsung LinuxOne,” kata Yuwono.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up