JawaPos Radar

Soal Cawapres, PBNU Pernah Bahas Mahfud MD

09/08/2018, 13:43 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Marzuki Mustamar
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pernah membahas bakal calon wakil presiden (bacawapres). Ada tiga nama yang masuk bursa bakal calon pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) KH Marzuki Mustamar. "Dulu waktu rapat di PBNU, muncul beberapa nama. Di antaranya Cak Imin, Gus Romi dan Pak Mahfud. Mana yang diusulkan ke Istana, diserahkan ke PBNU," kata Marzuki di Kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar, Surabaya, Kamis (9/8).

Dalam rapat tersebut, lanjut Marzuki, mayoritas peserta lebih condong kepada Muhaimin dan Romahurmuziy. Salah satu pertimbangannya karena dua tokoh itu masih muda.

"Kalau di persentase dari para Masyayikh, ke Cak Imin 50 persen ke atas. Tapi saya juga tidak bisa menyimpulkan. Karena itu hak para Masyayikh," terang Marzuki.

Sementara terkait sikap elite PBNU yang menyatakan Mahfud MD bukan kader NU, Marzuki menegaskan pernyataan tersebut bukan atas nama organisasi. "Secara keorganisasian, PBNU tidak pernah menyampaikan bahwa Mahfud bukan kader NU. Itu bisa jadi hanya pendapat pribadi-pribadi Nahdliyin," tandas Marzuki.

Marzuki menegaskan, pihaknya akan mengikuti apapun yang diputuskan para masyaikh NU terkait urusan Pilpres 2019. Dia juga mengaku tidak tahu siapa yang disodorkan PBNU ke Jokowi untuk menjadi cawapres.

"Siapa pun figur yang akan didukung masyaikh, sudah pasti akan diikuti seluruh warga nahdliyin. Kami secara pribadi akan mengikuti dan mengamankan dawuhnya (perintah) para masyaikh," pungkas Marzuki.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up