JawaPos Radar

Penjualan Bendera di Batam Menurun

09/08/2018, 11:21 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Penjual Bendera
Saprion ketika melayani pembeli di lapak miliknya. (Bobi Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pernak-pernik perayaan HUT RI ke-73 mulai tampak di berbagai tempat. Mulai di gedung pemerintahan, hotel, pusat perbelanjaan hingga ke kawasan pedesaan.

Pemasangan pernak-pernik kemerdekaan tentu berdampak terhadap penjual bendera. Namun di Batam, penjualan bendera dan pernak-pernik kemerderkaan cenderung kurang bergaiah alias menurun.

Seperti yang dialami Saprion, salah satu penjual bendera di kawasan Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Pria 47 tahun itu sudah membuka lapak sejak dua minggu lalu.

Menurut Saprion, penjualan bendera di lapaknya cukup stabil. Namun tidak lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, Saprion bisa mengambil untung cukup besar dari banyaknya hotel yang membeli bendera di lapaknya. Namun saat ini, hal tersebut belum terjadi.

"Sekarang pelanggan dari hotel dan kantor pemerintah turun. Mungkin karena tahun lalu, masih bagus bendera mereka. Jadi tidak beli tahun ini," kata Saprion ketika ditemui, Kamis (9/8).

Masyarakat sendiri mulai ramai membeli pernak-pernik kemerdekaan sejak awal Agustus. Sampai saat ini ada saja yang membeli. Di lapak miliknya, Saprion menyediakan beragam harga dengan harga bervariasi. Mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp75 ribu. Produk-produk tersebut didapat dari Padang, Sumatera Barat.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up