JawaPos Radar

PAN: Andi Arief Jahat, AHY Dicoret

09/08/2018, 10:46 WIB | Editor: Ilham Safutra
PAN: Andi Arief Jahat, AHY Dicoret
PAN mengecam pernyataan Andi Arifef (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Sandiaga Uno membawa uang Rp 500 miliar untuk menjadi cawapres, mendapat kecaman dari berbagai pihak. Termasuk dari Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo.

"Tuduhan Andi Arief itu jahat sekali. Hingga pagi ini, Sandi sama sekali belum bertemu dengan DPP PAN. Bagaimana bisa bicara mahar apalagi dengan angka yang fantastis? Calon PAN untuk dipasangkan denga Prabowo masih tetap Zulkifli Hasan. Silakan saja dilihat nanti dalam Rakernas PAN," kata Drajad melalui keterangannya, Kamis (9/8).

Menurut Drajad, Sandiaga Uno memang diusulkan Gerindra untuk mendampingi Prabowo. Namun elektabilitas Sandiaga berada di bawah Zulkifli Hasan. "Tapi rankingnya di internal PAN di bawah Bang Zul. Kami juga belum tahu apakah Sandi akan mundur dari Gerindra atau masuk PAN," ungkap Drajad.

PAN: Andi Arief Jahat, AHY Dicoret
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Hendra Eka/Jawa Pos)

Drajad mengakui sampai saat ini senior PAN, Amien Rais, terus berkonsultasi dengan ulama dan habaib untuk berkomunikasi menentukan pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019.

Di sisi lain, Drajad menilai pernyataan Andi Arief di Twitter sangat merugikan Partai Demokrat. "Yang jelas, tuduhan Andi Arief itu merugikan Demokrat dan AHY sendiri. Nama AHY sebenarnya termasuk yang dipertimbangkan oleh PAN. Dengan tuduhan tersebut, nama AHY akan dicoret dari pertimbangan PAN," ucap Drajad.

Lebih lanjut Drajad menuturkan, selain merusak kans AHY, tuduhan tersebut telah merusak komunikasi Demokrat dengan partai lain, dalam hal ini PAN.

"Saya berharap Demokrat menyelidiki latar belakang yang bersangkutan (Andi Arief)," pungkasnya.

(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up