JawaPos Radar

Lewat Lagu Skyliner, Navakaine Cerita Hubungan Asmara di Amerika

09/08/2018, 07:33 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Lewat Lagu Skyliner, Navakaine Cerita Hubungan Asmara di Amerika
Navakaine keluarkan single Skyliner (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Penyanyi Navakaine merilis single berjudul Skyliner. Menurut pemilik nama lengkap Natasha Valerie Kurnia, lagu tersebut menggambarkan keyakinan dan optimisme yang muncul ketika suasana hati hampa akibat kehilangan harapan.

"Finally, kamu harus membuat keputusan untuk meninggalkan seseorang atau melanjutkan hubungan tersebut. Jujur, sebuah keputusan yang berat, tapi enggak akan bisa dihindarkan," kata Navakaine.

"Hanya saja itulah situasi yang harus saya lalui pas lulus SMA. Hingga akhirnya saya memilih New York dan meninggalkan rasa yang pernah ada saat di Seattle, menikmati hubungan yang kami jalani," lanjut dia.

Skyliner datang dari sebuah kegalauan dara cantik asal Jakarta yang lama bermukim di Amerika Serikat itu. Sampai kemudian ia bernyanyi secara indie.

Lagu tersebut adalah kisah hubungan manis Navakaine bersama sahabat-sahabat terbaik di negeri Paman Sam. Cinta pun tumbuh bersemu dikelilingi gedung-gedung pencakar langit. Meski demikian, cinta digambarkan bisa pergi kapan saja tanpa harus melihat waktu.

"Kalau diterjemahkan, kata yang muncul dari Skyliner adalah gedung-gedung tinggi. Namun saya mengartikannya sebagai bidadari gedung-gedung tinggi. Maksudnya, Skyliner adalah lagu tentang relationship saya dengan seorang cowok di Seattle," paparnya.

Mahasiswi Fordham University, New York, itu pun menjelaskan bahwa hubungannya selalu punya cerita di antara gedung-gedung pencakar langit di Amerika. Menurutnya, Skyliner merupakan cinta yang berakhir sedih.

Sebab, sudah tahu bahwa hubungan tersebut tidak akan bisa diteruskan. "Namun kamu masih ingin terus lanjut karena takut kehilangan rasa nyaman itu," ucapnya.

Navakaine ingin membangun suasana tersebut dalam sebuah lagu. Navakaine optimis terjun ke industri musik yang bukan sekadar sensasi antara Jakarta-Amerika. Lebih dari itu, sebuah rasa yang datang secara epik.

"Saya berharap melalui suara saya ini, saya bisa menyebarkan pesan positif dan menghibur banyak orang di banyak negara," ujar Navakaine.

(yuz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up