JawaPos Radar

Tridomain Performance Materials Catatkan Pertumbuhan Laba 37,5 Persen

09/08/2018, 06:55 WIB | Editor: Mochamad Nur
Tridomain Performance Materials Catatkan Pertumbuhan Laba  37,5 Persen
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Produsen bahan baku khusus industri, PT Tridomain Performance Materials Tbk (TPM), mencatat pertumbuhan penjualan sebesar USD 159,43 juta sepanjang. Angka tersebut tumbuh 37,50 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 115,95 juta.

Sementara perolehan laba tahun 2017 sebesar USD 7,14 juta, atau tumbuh sebesar 67,07 persen dibandingkan perolehan laba tahun 2016 yang sebesar USD 4,28 juta.

Direktur PT TPM Hendro Waskito mengatakan, perusahaan fokus dalam memperluas produksi dan kapasitas serta meluncurkan produk-produk inovasi baru yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan keuangan perusahaan.

“Ekspansi usaha Anak Perusahaan yang meliputi modifikasi dan penambahan kapasitas produksi telah mencapai 70 hingga 75 persen,” ujarnya di graha CIMB Niaga Jakarta, Rabu (8/8).

Dengan target selesai di kuartal ke-4 tahun ini, kata dia, TPM juga telah melakukan pengembangan dan akan meluncuran produk baru seiring dengan penambahan kapasitas antara lain Specialty Plasticizers yang ramah lingkungan, Super Plasticizers untuk concrete, PVC Processing Aids dan Amino Resins untuk keperluan tekstil dan otomotif.

“Fokus terbesar TPM yaitu pada produksi Specialty Materials yang digunakan untuk memproduksi produk-produk pada sektor property dan infrastruktur, consumer product, pemeliharaan lingkungan dan transportasi di mana industri-industri tersebut sangat didukung oleh pemerintah,” tuturnya.

Saat ini, terbukti dengan pembangunan infrastruktur transportasi yang dilakukan secara konsisten oleh Kementerian Perhubungan untuk mendukung konektivitas di Indonesia. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi di Jawa Barat yaitu Bandara Kertajati, Majalengka dan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang.

“Hal ini dilakukan sesuai arah kebijakan pemerintah bahwa Jawa Barat merupakan penyangga Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.

TPM melalui anak perusahaan telah mengekspor produk ke Asia Pacific, Timur Tengah dan Australia. Saat ini, TPM group memiliki kapasitas terpasang sebesar 178,000 metric ton dengan empat pabrik yang berlokasi di Tangerang, Merak-Banten dan Gresik-Jawa Timur yang menyerap lebih dari 200 tenaga kerja dilungkungan sekitar pabrik.

Kerjasama dengan pabrik manufaktur di Tiongkok telah disepakati oleh TPM untuk produksi dan pemasarkan produk Specialty Plasticizers yang ramah lingkungan di negara tersebut. Perseroan berharap dapat meningkatkan jaringan pelanggan internasional di Tiongkok melalui kerjasama tersebut.

TPM yang juga salah satu produsen Specialty Materials terbesar di Indonesia di bidangnya memproduksi, mendistribusikan dan menjual berbagai produk Specialty Materials antara lain (i) Alkyd, Acrylic dan Amino Resin, Unsaturated Polyester Resin, dan Synthetic Latex Resin

Specialty Materials merupakan produk antara (intermediate product) dalam rantai proses industri. Pelanggan Perseroan memproses produk Specialty Materials dan mengubahnya menjadi produk konsumen, atau menggunakan produk tersebut dengan cara-cara tertentu dalam proses produksi produk konsumen.

Menurutnya, plasticizers digunakan secara luas sebagai pelentur di manufaktur produk berbahan dasar PVC, termasuk selang dan insulasi kabel seperti pembangunan mega proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) yang didukung oleh pemerintah Indonesia.

Acrylamide digunakan untuk membantu meningkatkan pemisahan minyak dari air dalam proses recovery minyak, meningkatkan kekuatan kertas kraft, mengendapkan zat padat dalam pengolahan air dan bahan perekat ply-wood.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up