JawaPos Radar

Pilih TGB Jadi Cawapres, Jokowi Bakal Banyak Diuntungkan

09/08/2018, 00:09 WIB | Editor: Imam Solehudin
Jokowi TGB
Duet Jokowi dan TGB dinilai memiliki kans kuat memenangkan Pilpres 2019. TGB dinilai sosok yang pas mendampingi Jokowi. (Ist/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Nama Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang disebut-sebut kandidat cawapres Joko Widodo selain Mahfud MD. Di Detik-detik menjelang pendaftaran capres dan cawapres, bisa saja TGB yang akan dipilih oleh Jokowi.

Lalu bagaimana peluangnya?

Ahli Restrukturisasi Nama, Ni Kadek Hellen Kristy Ws mencoba menganalisis nama TGB dan tanggal lahirnya. Heleni—sapaannya—menghitungnya dengan tiga nama. Yaitu Muhammad Zainul Majdi, Tuan Guru Bajang, dan TGB.

Dari kedua nama yakni Muhammad Zainul Majdi dan Tuan Guru Bajang memiliki angka conformity sebesar 100 persen dan aktualisasi di atas 80 persen Artinya, kehidupannya selaras, beruntung, dan mampu mengaktualisasikan diri secara optimal.

"Conformity 100 persen, dilihat dari vibrasi nama beliau yang kuat dan tahun 2019 adalah tahun baik buat beliau," kata Heleni kepada JawaPos.com, Rabu (8/8).

Akan tetapi menurutnya, Tuan Guru Bajang jauh lebih harmonis ketimbang Muhammad Zainul Majdi. Nama Tuan Guru Bajang dinilai memiliki vibrasi yang lebih kuat dengan nuansa kekuatan magis.

"Tuan Guru Bajang nama yang powerful (kuat) dengan aktualisasi diri yang tinggi. Nama ini bisa mengantarkan beliau kepada pencapaian tertinggi dalam karir sekaligus spiritual. Sedangkan nama Muhammad Zainul Majdi akan memberikan efek banyaknya permasalahan termasuk rumah tangga, perceraian, dan kurang baik untuk keberlangsungan karir," papar Heleni.

Lalu saat dikaitkan dengan politik dan peluang TGB menjadi cawapres Jokowi, pria kelahiran 31 Mei 1972 itu diprediksi memiliki karakter yang bagus. Sosoknya bisa dipercaya dan tidak menusuk dari belakang.

"Lombok bisa jauh lebih maju di bawah beliau bukan suatu kebetulan. Vibrasi angka beliau memang soulmate dengan angka nama dari Lombok," ujarnya.

Jika TGB berpasangan dengan Jokowi sebagai cawapres, Heleni menyebut adanya kecocokan yang kuat. Keduanya merupakan kombinasi yang baik dari segi nama. Keduanya memiliki ambisi dan pikiran yang teguh. Keduanya cerdas, melestarikan, dan dapat mengatasi hambatan apa pun. Jadi, kombinasi yang berhasil.

"Bisa saling pengertian. Sangat bersimpati satu sama lain. Nilainya 88 persen (sesuai). Mereka berdua (TGB dan Joko Widodo) bisa jadi tim yang kuat," tutupnya

(ika/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up