JawaPos Radar

Geram Ada Bantuan Internasional, BNPB: Kenapa Tiba-tiba Nyelonong?

09/08/2018, 00:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Geram Ada Bantuan Internasional, BNPB: Kenapa Tiba-tiba Nyelonong?
Ilustrasi korban gempa Lombok, NTB. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) geram dengan datangnya bantuan internasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya, mereka masuk tanpa izin.

"Sudah masuk di sana, dan Pemda juga kesulitan, kenapa tiba-tiba nyelongong ke Lombok," kesal Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jakarta, Rabu (8/8)

Dia menjelaskan, ada mekanisme bagi para NGO atau LSM internasional untuk membantu sebuah negara yang mengalami bencana alam. Sesuai aturan perundang-undangan, masuknya bantuan internasional harus diawali denhan adanya pernyataan resmi dari pemerintah.

"Sampai saat ini presiden tidak atau belum menyampaikan permintaan bantuan kemanusiaan internasional, artinya tidak boleh WNA yang langsung masuk ke daerah gempa di Lombok sana," tegas Sutopo.

Lagipula, kapasitas nasional baik personil, peralatan, logistik, pendampingan, masih mampu mengatasi dampak gempa Lombok. "Maka bantuan internasional belum dibutuhkan pemerintah Indonesia," sebutnya.

BNPB pun lantad menghimbau kepada kementerian dan lembaga terkait untuk turut serta melakukan pengawasan, menertibkan stakeholder internasional yang akan dan telah melakukan kegiatan penanggulangan bencana di Lombok.

"Kepada stakeholder baik NGO lokal dan nasional, atau ormas, tidak mengundang partner internasionalnya untuk melakukan penanganan internasional di Lombok," tambahnya.

Terhadap bantuan baik manusia atau logistik itu sudah datang, mereka tidak boleh melakukan kegiatan. "Kita hold di situ, dia tidak akan bergerak, kalau dia menginap di hotel silakan," pungkas Sutopo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up