JawaPos Radar

Pengamat Ini Bilang, Poros Ketiga itu Hanya Khayalan

08/08/2018, 22:09 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ray Rangkuti
Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, poros ketiga tidak mungkin terjadi. Menurutnya wacana itu hanya sebatas khayalan belaka yang tidak mungkin terealisasi. (Jpnn/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Munculnya poros ketiga dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 masih terus menuai perdebatan. Sebagain menyakini akan terwujud, namun adapula yang tidak percaya akan lahirnya poros di luar Jokowi dan Prabowo itu.

Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, poros ketiga tidak mungkin terjadi. Menurutnya wacana itu hanya sebatas khayalan belaka yang tidak mungkin terealisasi.

"Enggak ada lagi (poros ketiga), udah selesai lah semuanya, enggak mungkin. Poros ketiga itu hanya sebatas khayalan," ujar Ray di Kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (8/8).

Pria asal Sumatera Utara itu melihat mencuatnya wacana poros ketiga hanya sebatas strategi pemecah koalisi. Hal ini dimanfaatkan oleh para politisi yang berharap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) keluar dari kubu Joko Widodo (Jokowi).

"Ini sebetulnya lebih ke harapan PKB keluar dari koalisi Jokowi," jelas Ray.

Keluarnya PKB dari koalisi pemerintah disebut Ray tidak rasional. Bahkan langkah tersebut diyakini tidak berdampak positif bagi partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu.

Selain itu, jika PKB keluar dari koalisi Jokowi maka bisa berdampak pada pecahnya basis suara pemilih partai. Sebab mereka akan kebingungan dengan keputusan partai yang bergabung dengan PKS di poros ketiga.

"Menurut saya tidak strategis untuk PKB (keluar dari koalisi Jokowi), kedua mungkin PKB akan mengalami konflik internal, bahkan para pemilihnya basis NU (Nahdlatul Ulama) malah mungkin sedikit akan gundah kalau berkoalisi dengan PKS, sesuatu yang sulit dipahami," tandasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up