JawaPos Radar

Oknum Polisi Khusus Lapas Nekat Jadi Kurir Sabu

08/08/2018, 20:48 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Oknum Polisi Khusus Lapas Nekat Jadi Kurir Sabu
Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti saat memberikan keterangan pers (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this image

Jawapos.com - Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengungkap peredaran narkoba di Lapas Sekayu, Kabupaten Muba Sumsel. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap oknum Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) saat sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu.

Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti mengatakan penangkapan oknum Polsuspas ini berdasarkan informasi, pihaknya langsung melakukan pengecekan dan langsung menangkap oknum Polsuspas yakni bernama Jandri Pirzadah, 29, saat sedang transaksi dengan kurirnya yakni Helmi Heriyanto, 35.

Dalam penangkapan tersebut, pihaknya mendapatkan barang bukti kantong plastik berisikan sabu yang berada di saku tersangka Jandri. “Dari penangkapan ini kami langsung melakukan pengembangan,” katanya saat memberikan keterangan pers, Rabu (8/8).

Dari hasil pengembangan, pihaknya mendapatkan informasi dari tersangka Helmi bahwa narkoba tersebut berasal dari seorang bandar yakni Alpian, 42. Kemudian, pihaknya langsung mendatangi Alpian dan medapatkan barang bukti uang sebesar Rp 40 juta hasil dari penjualan narkoba.

“Kami juga langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka Jandri dan mendapatkan barang bukti sabu serta pembungkus sabu,” terangnya.

Ia mengaku modus yang digunakan tersangka ini, para napi memesan kepada tersangka Jandri yang merupakan oknum Polsuspas. Kemudian, tersangka Jandri ini memesan kepada kurir yakni tersangka Helmi. Sedangkan, Helmi ini mengambil barang di rumah bandar yakni tersangka Alpian.

Berdasarkan dari keterangan tersangka, bahwa peredaran narkoba di Lapas Sekayu ini sudah terjadi sejak 4 tahun yang lalu. Dimana, dalam satu bulan transaksi yang dilakukan yakni sebanyak empat kali sehingga omset yang didapatkan dari peredaran narkoba tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

“Ketiga tersangka ini terancam hukuman pidana 4 tahun hingga 15 tahun,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Sekayu, Herman Sawiran mengakui bahwa salah satu anggotanya yakni Jandri Pirzadah terlibat dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu di dalam Lapas Sekayu dan saat ini sudah ditangkap oleh Polres Sekayu.

“Kami serahkan proses hukum ini kepada pihak kepolisian,” katanya.

Ia mengaku memang sudah lama mencium gelagat tersangka Jandri terindikasi narkoba. Namun, saat dilakukan tes urine hasilnya selalu saja negatif.

Pihaknya juga telah melakukan pembatasan kerja terhadap Jandri yang semula boleh masuk ke Lapas tapi pihaknya membatasi hanya sampai pos bagian depan saja sehingga tidak dapat berinteraksi dengan para napi.

Tapi, pembatasan kerja tersebut kurang maksimal dan terbukti tersangka Jandri tetap dapat mengedarkan narkoba kepada para napi. “Kami tidak tahu bagaimana caranya. Karena itu, kami menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk menghukum pegawai yang nakal ini,” singkatnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up