JawaPos Radar

Tolak Jadi Cawapres, Zulhas: UAS Ingin Fokus Jadi Ulama dan Pendidik

08/08/2018, 19:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tolak Jadi Cawapres, Zulhas: UAS Ingin Fokus Jadi Ulama dan Pendidik
Ketua MPR, Zulkifli Hasan menjadi salah satu pembawa obor Asian Games di Lampung. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden tinggal menghitung hari. Setiap partai pun tengah mempersiapkan figur yang terbaik untuk dijadikan pemimpin Indonesia.

Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan syarat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengharuskan partai pengusung Presiden harus mendapat dukungan 20 persen sangat sulit.

"Kan syaratnya 20 persen, kalau partainya diambil, partai lain nggak terima. Kalau partai lain diambil sulit ini, syarat 20 persen ini tinggi. Mungkin jalan tengahnya nanti mengambil tokoh non-partai," tegasnya di Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, Lampung, Rabu (8/8).

Tolak Jadi Cawapres, Zulhas: UAS Ingin Fokus Jadi Ulama dan Pendidik
Ilustrasi Pilpres 2019 (Kokoh Praba/ JawaPos.com)

Sementara itu ketika ditanyakan calon dari non-partai seperti Ustad Abdul Somad, Zulkifli mengaku UAS tidak bersedia. Dengan segala upaya, dirinya mengaku telah mencoba mengambil hati UAS namun tetap saja hasilnya nihil.

"UAS tidak bersedia sudah kita tanya dengan Ketua Melayu Adat Riau dengan timnya, komunikasi langsung, kirim surat walaupun kita berharap. Tapi nampaknya UAS akan fokus di ulama dan pendidik," tegas Zulkifli.

Zulkifli menyampaikan pihaknya terus melakukan rapat maraton terkait penentuan calon yang diketahui akan diadakan 2 hari lagi. Dirinya mengaku akan mengumumkan besok jika rapat hari ini membuahkan hasil.

"Pilpres tinggal 2 hari kan, masih rapat maraton mudah-mudahan besok sudah ada keputusanlah," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up