JawaPos Radar

Legawa Jika Tak Dapat Cawapres, Gerindra Sebut PKS Dapat Kompensasinya

08/08/2018, 17:55 WIB | Editor: Kuswandi
PKS
Ilustrasi: Kantor DPP PKS (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Usai Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, koalisi yang dibangun partai Gerindra mengklaim telah menemukan titik terang. Termasuk pula persoalan nama cawapres yang selama ini menjadi perdebatan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, posisi partai besutan Sohibul Iman itu dinilai telah berubah soal cawapres. PKS, kata dia, telah legawa jika nantinya tak dipilih sebagai cawapres.

"Legawo (tak dapat cawapres), pokoknya PKS suasananya riang gembira, tadi saya bersama presiden (PKS), Bendahara umum, Pak Prabowo bertemu dengan Habib Salim," kata Muzani di Kediaman Prabowo, Jakarta, Rabu (8/8).

Dia menambahkan, pertemuan kedua tokoh nasional itu pun berlangsung produktif. Sebaliknya, pembicaraan yang dibangun pun sangat cair.

"Pokoknya tadi produktif, menyenangkan, menggembirakan, kami semua yang di luar senyam senyum ketawa terus," ungkapnya.

Meski demikian, kata Muzani, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut apakah Prabowo telah menentukan untuk menolak Salim sebagai cawapres. Pasalnya, pertemuan kedua tokoh nasional itu berlangsung empat mata.

"Karena saya tidak turut (pertemuan), tidak mengikuti pertemuan, ya saya dengerin aja ketawa, ada bunyi ketawa dari dalam," imbuhnya.

Di sisi lain, ia mengungkapkan nantinya akan ada power sharing bagi parpol yang tak mendapat posisi cawapres. "Ya (ada Power sharing) kabinet," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up